Suara.com - Pam Ahern sudah biasa menerima panggilan telepon sewaktu-waktu tentang hewan ternak yang menderita atau terluka. Namun, panggilan yang satu ini sedikit berbeda.
Seorang penjaga satwa liar menelepon Pam, pemilik tempat perlindungan hewan Edgar's Mission di Victoria tengah, tentang seekor domba yang ditemukan di sebuah bukit di dekatnya.
Dan dia tidak dalam kondisi yang baik.
"Tubuhnya terbalut sekitar 40 kilogram wol saat dia datang kepada kami," kata Pam.
"Sekujur tubuhnya terbalut dahan, ranting, serangga, juga urin, dan itu memilukan."
"Penjaga satwa liar menanyakan di telepon tentang apakah akan lebih baik untuk membiarkan domba itu pergi, tetapi dia ingin memberinya kesempatan."
Ketika Pam Ahern tiba di tempat kejadian, dia melihatnya terbaring di tanah bahkan tidak bisa mengangkat kepalanya.
"Tapi saat saya melihat matanya, saya melihat ada ketakutan di sana, tetapi saya juga melihat kehidupan, dan itu sudah cukup," katanya.
"Saya bahkan tidak bisa membelah bulu wolnya untuk menyuntikkan cairan, tetapi dalam proses tersebut dia mengangkat kepalanya sambil melihat saya, dan saat itu saya berpikir, 'Kamu akan berhasil, sobat'."
Memanggil tukang cukur
Pam mengatakan bulu domba itu sangat kusut, dia bahkan tidak bisa mengurai bulunya, jadi dia memanggil orang yang ahli.
"Holly datang pada tengah malam dan mempraktikkan keahliannya selama sekitar satu jam," katanya.
"Saya pikir itu saat-saat yang krusial. Jika kita tidak membebaskannya malam itu, saya sebenarnya tidak berpikir dia akan berhasil melewati satu hari lagi [melihat kondisinya]."
Holly Kendall, seorang pencukur bulu lokal di Kilmore, mengatakan domba itu tampak letih ketika dia tiba.
"Pada domba dengan bulu yang berlebihan ini, sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai, dan butuh beberapa waktu untuk menghilangkan bulu domba darinya," katanya.
"Ketika kami akhirnya selesai [mencukurnya], dia masih perlu dibantu untuk berdiri, tetapi Anda bisa melihat matanya semakin bersinar dari menit ke menit.
Berita Terkait
-
Trailer Film The Sheep Detectives: Kisah Domba Mengungkap Kasus Pembunuhan
-
Waduh! Studi Temukan Bukti Hewan Ternak Makan Sampah Plastik, Bahayanya Apa Buat Kita?
-
PSI Bongkar Upaya Adu Domba Jokowi-Prabowo: Dalang di Balik Kerusuhan Terungkap?
-
Sebut Ada Upaya Adu Domba Prabowo dan Jokowi, Kaesang Sampai Geram!
-
Jokowi-Prabowo Diadu Domba? Raja Juli Antoni Ungkap Fakta Mengejutkan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Diplomasi Idulfitri: Prabowo Telepon Pemimpin Dunia Bahas Konflik Iran-Israel
-
KPAI Minta Sekolah Tidak Langsung Beri Pelajaran Berat Usai Libur Lebaran
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran