Waktu yang terbatas membuat dia terpaksa bersembunyi di kolong jembatan. Beruntung Dede Inoen dan seorang temannya berhasil selamat usai bersembunyi dan menunduk di bawah jembatan. Saat itu tampak kereta melaju kencang di atas keduanya.
“Itu saya lagi ngonten, lagi sisir ular di pinggiran rel. Saat menyeberang ternyata ada kereta lewat. Langsung ngumpet di jembatan. Soalnya kalau loncat bahaya juga di bawahnya sungai,” klaim Dede.
Dia menegaskan aksi yang dilakukannya di rel kereta Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, tersebut tidak untuk ditiru. Dede menegaskan aksi itu berbahaya dan terpaksa dilakukannya karena kondisi darurat.
“Saya harap tidak ada yang meniru,” ujarnya.
3. Bikin Geram PT KAI
PT KAI memberi peringatan secara terbuka pada Dede Inoen usai videonya sembunyi di kolong rel kereta viral. PT KAI mendesak Dede segera meminta maaf karena telah membuat konten berbahaya yang tak layak ditiru. Kasus Dede Inoen kini sudah ditangani PT KAI.
PT KAI memberikan batas waktu bagi Dede Inoen untuk segera membuat video permintaan maaf dan diupload ke platform media sosial miliknya. Jika tidak ada itikad dari Dede, PT KAI tak segan untuk membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum.
4. Dede Inoen Minta Maaf
Youtuber Dede Inoen akhirnya muncul terkait aksi nekatnya sembunyi di bawah jembatan yang jadi jalur kereta api. Didampingi pengacara, dia menyampaikan permintaan maaf.
"Saya pribadi Dede Inoen memohon maaf kepada masyarakat, PT KAI tentang video tersebut," kata Dede Inoen dikutip dari kanal YouTube miliknya, Selasa (22/3/2022).
Aksi Dede Inoen dinilai sangat berbahaya dan bisa ditiru oleh orang lain. Dia bahkan bisa dipidana karena melanggar Pasal 199 UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.
Dede Inoen dalam klarifikasinya menyebut bahwa aksinya itu tak pernah direncanakan. Awalnya, dia dan krunya lagi berjalan di rel untuk membuat vlog edukasi.
"Tiba-tiba ada kereta, saya juga nggak sempet loncat, kalo saya loncat itu sangat berbahaya soalnya dataran dari atas itu sangat tinggi sekali," ujarnya.
"Saya lari ke depan juga nggak akan sempat. Makanya bersembunyi meskipun itu sangat berbahaya," kata Dede Inoen lagi.
Lagipula, Dede Inoen melanjutkan, dia sudah mengingatkan di dalam video agar aksinya jangan ditiru.
Berita Terkait
-
Ada Bazar di Monas, KA Keberangkatan Gambir Bakal Berhenti di Jatinegara
-
Stasiun Jakarta Masih Diserbu Penumpang Arus Balik, Tembus 52 Ribu Penumpang Hari Ini
-
Arus Balik Masih Tinggi, 52 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta Hari Ini
-
KAI Pastikan Layanan Lebaran 2026 Optimal, Penjualan Tiket Tembus 97,7 Persen
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura