"Puji Tuhan. Income kami masih mencukupi, tapi enggak bisa sesukanya lagi. Misalnya beli tanaman sama koleksi tas dan sepatu, terpaksa puasa dulu walau tangan ini sudah gatal [ingin membeli]," kata Maria.
Untuk menyiasati kenaikan harga BBM saat ini, Calia Pratama, seorang warga lainnya, memilih untuk memonitor Petrol Spy, situs yang berisi daftar pompa bensin dengan harga jualnya masing-masing.
"Saya selalu mencari harga terendah dan juga menggunakan fuel docket [nota belanja yang memiliki program diskon] dari supermarket Woolworth, Coles atau IGA," katanya.
Sedangkan untuk belanja kebutuhan pokok, Calia mengaku berbelanja dengan cara bulky atau borongan, karena menurutnya "lumayan menghemat pengeluaran".
"Untuk makanan dan minuman terkadang supermarket menjual barang yang masa kadaluwarsanya sudah mau habis dengan harga diskon nyaris 75 persen. Jadi, tinggal pintar-pintarnya kita saja mengolahnya," tuturnya.
Bagi warga yang tinggal sendirian, seperti Hazra Husain, situasi saat ini tampaknya tidak begitu mengkhawatirkan, terutama dari sisi pengeluaran untuk BBM dan makanan.
"Saya bekerja menggunakan mobil karena tempat kerjanya lumayan jauh dan kadang mendapatkan tugas malam. Seminggu sekitar AU$50 untuk bensin, sekarang sekitar AU$60 - $70," ujar Hazra yang juga bekerja di perawatan lanjut usia.
Untuk menghemat pengeluaran makan sehari-hari, Hazra yang jarang masak karena kesibukannya, kadang ikut makan bersama penghuni panti tempatnya bekerja.
"Belakangan ini kadang saya makan roti atau bubur di tempat kerja setelah warga panti selesai makan," katanya.
Baca Juga: Pemerintah Australia Dituntut karena Proses Visa Kemanusiaan yang Lama
Solusi jangka panjang
Pekerja di bidang real estate di Sydney, Alexander Lim, punya solusi jangka panjang untuk menghadapi kenaikan harga BBM.
"Solusinya beli mobil listrik. Untuk jangka panjang bisa dipertimbangkan, apalagi ada subsidi dari pemerintah 'kan," kata Alex kepada Farid Ibrahim dari ABC Indonesia.
Menurutnya, paling tidak dalam beberapa bulan ke depan, harga bensin yang sudah terlanjur naik akan sulit untuk turun kembali.
Alex sendiri masih menggunakan mobil biasa saat ini, dan menghabiskan sekitar AU$100 per minggu untuk BBM.
"Saya lagi berpikir untuk ganti ke mobil listrik, teman-teman saya sudah banyak yang beralih ke sana," ujarnya.
Tapi Alex mengaku jika pengeluarannya untuk bensin tidak memberatkan karena di akhir tahun anggaran dia bisa mengklaim sebagai bagian dari biaya bisnis.
Berita Terkait
-
Rupiah di Level Kritis Rp17.300, Pakar Sarankan Ini Buat Pemerintahan Prabowo
-
7 Day Cream Wardah yang Ampuh Cegah Kulit Keriput dan Flek Hitam
-
Pria Yahudi Ditangkap karena Pakai Kippah Bergambar Bendera Israel dan Palestina
-
Wall Street Ditutup Merah Setelah Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi
-
Rumor iPhone 18, Layar Diduga Turun Kualitas, Pakai Teknologi Lama Samsung?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
Terkini
-
Apa Itu Visa Emas Trump? Izin Tinggal di AS Senilai Rp15 M yang Sepi Peminat
-
Purbaya Punya Wacana Pasang Tarif di Selat Malaka, Picu Perdebatan Netizen Malaysia
-
Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton
-
Uang Rp40 M Buat Bayar Utang Dirampok, Hacker Bobol Sistem Kementerian Keuangan
-
Departemen Kehakiman AS Selidiki Dugaan Akal Bulus Trump Halangi Investigasi Skandal Epstein
-
Predator Seksual Sesama Jenis Berkeliaran Cari Mangsa Remaja Sengaja Tularkan HIV
-
Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus
-
Alarm Bahaya! 4700 Warga Malaysia Kehilangan Pekerjaan dalam 16 Hari, Bagaimana di Indonesia?
-
Donald Trump Perintahkan Tembak dan Bunuh Jenis Kapal Ini di Selat Hormuz
-
Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas