Suara.com - Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa dan penuh dengan keberkahan terutama pada 10 hari pertama Ramadhan. 10 hari pertama Ramadhan merupakan waktu yang berat karena dalam tahap adaptasi dalam berpuasa. Apa keistimewaan 10 hari pertama Ramadhan?
Meskipun 10 hari pertama Ramadhan berat, pada waktu ini umat muslim harus memaksimalkan ibadahnya agar mendapatkan pahala yang lebih besar. Pasalnya, ada keistimewaan 10 hari pertama Ramadhan.
Umat muslim dapat melakukan amalan-amalan rutin di bulan Ramadhan seperti membaca Al-Quran, bersedekah, berdzikir, berdoa, sholat berjamaah dan lain-lainnya di 10 hari pertama Ramadhan. Berikut ini adalah keistimewaan 10 hari pertama Ramadhan yang wajib untuk diketahui setiap umat muslim.
Keistimewaan 10 Hari Pertama Ramadhan
Ada beberapa keistimewaan 10 hari pertama Ramadhan yang perlu diketahui, sebagai berikut:
1. Terbukanya pintu rahmat
Pada 10 hari pertama Ramadhan, Allah SWT membuka pintu rahmat-Nya untuk setiap hamba yang melaksanakan ibadah yang mulia. Hal ini sebagaimana pernah disabdakan Rasulullah SAW dalam hadist sebagai berikut.
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Awal bulan Ramadhan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya 'Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka)."
2. Mendapatkan berkah dan keberuntungan
Allah SWT selalu memberikan keberkahan dan keberuntungan bagi hamba-Nya yang menjalankan puasa dan ibadah-ibadah lainnya selama 10 hari pertama bulan Ramadhan.
3. Memperbanyak amalan sunnah
10 hari pertama bulan Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah sunnah. Oleh karena itu luangkan waktu untuk sholat dhuha, sholat rawatib, sholat Tarawih dan membaca Al-Quran.
4. Melatih diri untuk sholat berjamaah
Amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan terutama bulan Ramadhan adalah lebih rajin untuk melaksanakan sholat berjamaah baik di Masjid maupun Musholla. Sholat berjamaah digunakan sebagai momentum untuk bersilaturahmi dan menjaga hubungan baik antar sesama muslim.
5. Memperbanyak dzikir
Berita Terkait
-
Doa Agar Usaha Ramai Pembeli, Panjatkan Saat Ramadhan agar Bisnis Lancar
-
2 Amalan Sebelum Bulan Ramadhan, Sambut Bulan Suci dengan Doa dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah
-
Bacaan Doa Setelah Wudhu dan Niat Berwudhu, Lengkap dengan Latin dan Artinya
-
Bacaan Niat Sholat Subuh, Lengkap dengan Doa Qunut Tulisan Latin dan Artinya
-
Bacaan Doa Mandi Junub Lengkap dengan Tata Cara Menyucikan Diri dari Hadas Besar
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional