Suara.com - Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, mengimbau pada penyelenggara dan pengawas Pemilu 2024 nantinya untuk gencar melakukan sosialisai kepada peserta Pilkada hingga Pilpres 2024. Sosialisasi kata dia, bisa dilakukan dalam bentuk seminar.
Tatto menuturakan, dengan adanya sosialisasi tersebut peserta dapat teredukasi mengenai apa saja yang harus dilakukan dan apa saja pelanggaran-pelanggarannya.
"Undang mereka, yang dikasih tahu dulu adalah siapa peserta pemilu, peserta Pilkada kasih tahu ya biar mereka tahu, kalau mereka melanggar, tahu rambu-rambunya," ujar Tatto dalam Webinar Pojok Pengawasan Mengoptimalkan Kesadaran Masyarakat Dalam Pengawasan Pemilu Partisipatif secara virtual, Jumat (25/4/2022).
"Terus jangan sampai pas dia melanggar dilaporkan "saya salah apa", lah itu kan dia tahu," Totto menambahkan.
Menurutnya setelah para peserta sudah memahami rambu-rambu apa saja yang dilakukan, para peserta Pemilu tidak akan melanggarnya. Jika para peserta Pemilu atau peserta pilkada dilaporkan, mereka menyadari pelanggarannya.
"Peserta pilkada dan lain-lain seharusnya dia dikasih ikut seminar, dikasih nanti bahwa ini layak untuk ikut serta dalam pemilu. Kalau dia tidak tahu dia pasti akan melanggar terus," ucap Tatto.
"Kalau peserta pemilu itu tadi nanti oh salah ya, dia udah sadar diri saya salah, dengan, salah ini resiko pokoknya ada yang berat dan ringan," sambungnya.
Karena itu jika ditemukan adanya pelanggaran Pemilu, ia meminta Bawaslu untuk tidak menjadi macan ompong jika banyak menemukan pelanggaran.
"Yang lebih penting lagi jangan sampai Bawaslu itu dianggap singa atau macan ompong, sudah mendapat laporan tapi tidak digubris baik oleh aparat yang berwenang. Saya sudah laporan, tapi enggak digubris, maksudnya nggak ada nggak ada 'gigi'nya untuk ke arah sana," ucap Tatto.
Baca Juga: Pengamat Ini Tegas Sebut Pembangunan IKN Nusantara Harus Ditunda: Menghabiskan Dana
Selain itu kata Tatto, Pemilu yang berkualitas bukan hanya kerja KPU, namun kerja Bawaslu dan sinergi semua pihak.
"Tapi juga kerja Bawaslu yang mempunyai dedikasi, kredibilitas mempunyai mutu," katanya.
Berita Terkait
-
Pimpinan Komisi II DPR Ini Setuju Pemilu 2024 Pakai E-Voting, Tapi...
-
Puan Maharani Duga Ada Sosok Dibalik Bisikan Penundaan Pemilu, Politisi Demokrat Sebut Luhut
-
Pengamat Ini Tegas Sebut Pembangunan IKN Nusantara Harus Ditunda: Menghabiskan Dana
-
Aktivis 98 Unpad Samakan Penundaan Pemilu 2024 Sebagai Begal Demokrasi
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya