Sejumlah aset miliknya dibekukan. Dia pun telah mengumumkan bahwa dia akan menjual klub miliknya, Chelsea.
Meskipun tidak jelas siapa yang berada di balik dugaan peracunan, taktik ini dianggap sering digunakan untuk melawan musuh Kremlin.
Sebelumnya, tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny diracun dengan racun era Soviet Novichok saat dalam penerbangan domestik dan harus dibawa ke Berlin untuk menjalani perawatan.
Peringatan terhadap 'spekulasi'
Negosiator Ukraina dan penasihat presiden Mykhailo Podolyak memperingatkan terhadap informasi palsu menyusul adanya laporan dugaan keracunan.
"Di bidang informasi saat ini ada banyak spekulasi, teori konspirasi yang berbeda, dan elemen dari satu permainan informasi atau lainnya," kata Podolyak.
Rustem Umerov, seorang anggota delegasi Ukraina yang disebut sebagai salah satu korban keracunan, menulis di akun Twitternya pada Senin (28/03) pagi bahwa dia merasa "baik-baik saja."
"Ini adalah tanggapan saya terhadap semua 'gosip' jurnalisme kuning yang menyebar. Tolong jangan percaya pada informasi yang belum diverifikasi. Kami juga memiliki perang informasi yang sedang berlangsung," katanya. rap/pkp (EFE, Reuters, AFP, dpa)
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo