Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah mempertimbangkan waktu yang tepat terkait penjualan tiket Formula E.
Hal ini menjawab kritikan terkait belum dijualnya tiket Formula E.
"Ya itu memang kita ini baru ya. Jadi mungkin Jakpro sedang memperhitungkan waktu yang tepat waktu yang baik sambil juga mempersiapkan infrastrukturnya," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta, Selasa (29/3/2022).
Riza menuturkan panitia penyelenggara telah memperhitungkan soal waktu penjualan tiket.
Bahkan kata Riza, panitia penyelenggara juga sudah melakukan studi banding.
Sehingga ia meyakini harga penjualan tiket akan segera diumumkan.
"Panitia sudah memperhitungkan sudah juga melakukan study ke negara lain mudah-mudahan segera akan diumumkan. Berapa jumlah persisnya dan berapa harga tiketnya," ucap dia.
Lebih lanjut, pihaknya juga belajar dari negara-negara yang pernah menyelenggarakan Formula E. Salah satu negara yang pernah menyelenggarakan Formula E yakni Kanada.
"Kanada kan sudah punya pengalaman, infrastruktur sudah selesai karena 2017 kan dia sudah pernah menyelenggarakan, jadi Kanada memang sudah lebih berpengalaman kita juga belajar dari negara negara yang sudah menyelenggarakan," kata Riza.
Baca Juga: Tiket Formula E Jakarta Belum Dijual, Wagub DKI: Kita Ini Baru, Kalau Kanada Berpengalaman
Namun pihaknya akan mengupayakan mempercepat pengumuman jadwal dan harga penjualan tiket.
"Kita upayakan lebih cepat ya. Nanti silahkan detailnya ditanyakan sama Jakpro," katanya
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mengkritik terkait mundur dan ketidakjelasannya jadwal penjualan tiket Formula E.
Bahkan, Anggara menyinggung soal tiket konser Justin Bieber terkait masalah tiket Formula E.
Anggara awalnya mengatakan, jika penundaan tersebut membuktikan bahwa memang persiapan Formula E tidak matang.
"Kami mempertanyakan mundurnya jadwal penjualan tiket Formula E. Ini semakin aneh. Karena apa lagi, kalau bukan persiapannya yang kurang? Coba lihat seri balapan di Vancouver dan New York. Formula E diselenggarakan pada pertengahan Juli 2022, tapi tiketnya sudah dijual dari bulan ini, 4 bulan sebelum pelaksanaan," ujar Anggara, Selasa (29/3/2022).
Kata dia, penyelenggaraan Formula E yang akan berlangsung pada Juni 2022 mendatang, namun hingga kini belum terlihat jadwal penjualan tiketnya.
Menurutnya, penyelenggara Formula E perlu berkaca pada penjualan tiket event lainnya. Anggara pun menyinggung penjualan tiket konser Justin Bieber yang sudah ditunggu sejak lama. Pasalnya kata Anggara, konser Justin Bieber yang digelar pada November 2022, namun tiketnya sudah dibuka per har ini 29 Maret 2022.
"Selain penjualan tiket Formula E di Vancouver dan New York, kalah sama jualan tiket konser Justin Bieber," kata Anggara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Menlu Sugiono Terima Menlu Maxim, Bahas Pesiapan Kunjungan Presiden Republik Belarus ke Indonesia
-
Ironi Galian Maut Manggarai: Proyek Cegah Tawuran, Tapi Renggut Nyawa Anak
-
Aktivis 98 Kritik Manajemen Politik Prabowo: Lamban, Bikin Rumit Situasi
-
Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!
-
Amankan 10 Orang dalam OTT, KPK Minta Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri
-
7 Alasan Hakim Andi Nilai Nadiem Makarim Seharusnya Divonis Bebas
-
Bekerja di Pub Belum Tentu Korban TPPO, Polisi Buru Pelaku Lain Kasus Eltras
-
Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik
-
Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY