Suara.com - Sejumlah murid SMA di Makassar yang melakukan konvoi geber-geber motor di jalan telah menjadi viral di media sosial. Mereka merayakan selesainya ujian akhir sekolah.
Video yang memperlihatkan anak SMA konvoi itu diunggah oleh akun Instagram @makasar__iinfo pada Selasa (29/3/2022).
"Sejumlah titik jalan di Makassar hari ini (29/3) diwarnai konvoi siswa SMA yg rayakan selesainya Ujian Akhir Sekolah (UAS)," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Kamis (31/3/2022).
Dalam video, terlihat suasana jalan raya yang dipenuhi oleh sejumlah anak SMA yang melakukan konvoi setelah selesai melaksanakan ujian akhir sekolah.
Diduga mereka merupakan murid kelas 12 yang sebentar lagi merayakan kelulusan.
Para anak SMA yang konvoi tersebut masih mengenakan pakaian seragam putih abu-abu.
Seragam mereka juga terlihat dicoret-coret menggunakan pylox dengan beragam warna.
Anak SMA di Makassar ini mengendarai motornya di jalan sambil menggebernya sehingga membuat jalan raya menjadi bising.
Aksi anak SMA yang konvoi di jalan raya itu juga menimbulkan kemacetan karena mereka memenuhi badan jalan.
Selain menggeber motornya, mereka juga saling membunyikan klakson sehingga suasana menjadi sangat bising dan mengganggu pengguna jalan lain.
Banyak di antara mereka yang tidak memedulikan keamanan dengan tidak memakai helm dan masker.
Sontak, peristiwa tersebut langsung menuai beragam tanggapan warganet. Tak sedikit warganet yang memberi komentar sarkas.
"Selamat datang di dunia nyata dan kerasnya hidup adik-adik," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"Nanti tidak lulus nangis," ujar warganet menyertakan emoji ngakak.
"Selamat datang di dunia nyata bung, masamu bersenang-senang sudah habis," komentar warganet.
"Siap-siap kamu rasakan kehidupan yang sebenarnya sodara," celetuk warganet.
"Welcome semoga betah di dunia nyata ini," sahut warganet.
"Senangnya luar biasa karena pernah di posisi mereka, selamat adik-adik semoga kalian lulus semua... Aamiin," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
So Sweet, Perlakuan Suami Payungi Istrinya Pakai Daun Ini Bikin Baper
-
Kemarin Ramai Berita Kemenangan Arema FC, Antrean SPBU di Probolinggo Sampai Ibu Bunuh Bayinya Ternyata Guru PAUD
-
Rose BLACKPINK Pakai Gitar Buatan Warga Indonesia, Terpampang di Majalah Kelas Dunia
-
VIRAL! Seorang Pria Ancam 3 Orang Bocah, Ingin Diculik dan Dijadikan Makanan dengan Bumbu Asam Pedas: Kena Mental
-
Viral Tawuran Anak SMP di Bekasi yang Dibubarkan Emak-emak, Pertamax Akan Naik Rp 16.000 Hingga FC Bekasi Versi Atta
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat