Sementara itu, di kota lain seperti Bekasi, para driver taksi online di Bekasi mengeluhkan kenaikan harga Pertamax.
Salah satu driver yakni Agus (23) menyampaikan, wacana kenaikan BBM Pertamax akan membebani dirinya dan para driver lain. Pasalnya, hal tersebut juga tak sebanding dengan penghasilan mereka yang kini masih dalam keadaan sepi.
Efek Pertamax Naik
Kenaikan harga BBM Pertamax menurut Direktur Center of Economic and Law Studies atau Celios, Bhima Yudhistira akan memberikan sejumlah efek pada berbagai bidang kehidupan.
Beberapa efek yang bisa terjadi di antaranya kenaikan berbagai bahan pangan. Hal ini turut berimbas pada masyarakat yang akan menunda pembelian barang lain dalam rangka berhemat.
Reaksi Warganet
Kabar kebijakan kenaikan harga BBM Pertamax tak luput dari sorotan warganet. Bahkan, Pertamax sampai menjadi trending topic di Twitter.
Sejumlah warganet membuat plesetan judul film dengan kata Pertamax.
"Nanti Kita Cerita Tentang Pertamax," tulis warganet.
Baca Juga: Jual Pertamax Murah, Stafsus Erick Thohir: Pertamina Seperti Yayasan
"Seperti Dendam, Pertamax Harus Dimulai Dari Nol," sahut yang lain.
"Cek Pertamax Sebelah," ujar warganet.
Kontributor : Hayuning Ratri Hapsari
Berita Terkait
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Kapan Seharusnya Harga BBM Pertamax Naik
-
Pertamina Patok Harga Baru BBM Mei 2026: Pertamax Naik, Dexlite Tembus Rp26 Ribu
-
Harga BBM Pertamina Naik Lagi, Pertamax Turbo Hingga Pertamina Dex Melambung
-
Update Harga BBM per 1 Mei 2026: Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang