Afasia Broca: Pengidapnya berbicara stakato atau terputus-putus seperti telegram, sering hanya berbicara kata yang sangat pendek atau hanya menderet sejumlah kata pendek, kemungkinan mengidap afasia broca.
Kelancaran bicara terganggu akibat mencari kata-kata yang tepat, tetapi apa yang diucapkan penderitanya sering kali masih bisa dipahami.
Afasia Wernicke: Gejala sebaliknya diidap mereka yang menderita afasia wernicke. Mereka berbicara dengan kalimat panjang berbelit-belit dan beberapa diantaranya diulang-ulang.
Penderita kelihatannya berbicara lancar, tapi menemukan kata-kata yang tepat amat sulit atau sering kali kalimat yang dirangkai tidak ada artinya. Kita juga tidak bisa memahami apa yang dibicarakan.
Afasia Globale: Mereka yang mengidap afasia global sering kali berbicara hanya kata satu per satu dan mengulang-ulang frasanya.
Pada bentuk paling berat afasia ini, orang tidak bisa lagi memahami apa yang dibicarakan penderitanya. Terapi parsial masih dimungkinkan Gangguan berbicara ini tidak bsa disembuhkan.
Namun, dengan banyak latihan dan terapi bicara secara terarah, penderitanya sering kali bisa belajar lagi berbicara normal dan bahkan juga menulis.
Terutama setelah serangan stroke yang hanya berlangsung satu kali, sekitar 30% pasien masih bisa dipulihkan total fungsi berbicaranya dalam waktu empat pekan pertama. Namun setelah itu, peluang penyembuhan kembali gangguan berbicara terus menurun. (as/vlz)
Baca Juga: Apa Itu Penyakit Afasia yang Dialami Bruce Willis? Kenali Kondisi Ini dan Jenisnya
Berita Terkait
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi