Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago menyerukan pembubaran Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum antara Komisi IX dan IDI yang berlangsung pada Senin, (4/4/2022).
Usulan Irma dilontarkan lantaran marah dengan rekomendasi pemecatan Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Ia menilai pemecatan Terawan itu tidak adil.
Kemarahan dan usulan Irma tersebut tentu langsung mendapatkan sorotan. Berikut merupakan profil Irma Suryani Chaniago:
Politikus asal Lampung
Irma Chaniago merupakan politikus yang lahir di Metro Lampung pada 6 Oktober 1965. Ia saat menjabat sebagai Anggota Komisi IX DPR RI sejak 2014 hingga 2019.
Irma diketahui beragama Islam. ia kini dikenal sebagai politisi yang berasal dari Partai Nasional Demokrat atau NasDem.
Pendidikan
Irma Chaniago bersekolah di SD Teladan Metro Lampung pada 1974 hingga 1979. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 3 Palembang pada 1979 hingga 1982.
Pada 1982-1985, Irma bersekolah di SMA Negeri 3 Palembang. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta pada 1997 hingga 2001.
Baca Juga: DPR Ingin Polemik IDI dengan Dokter Terawan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Karier
Irma merupakan seorang aktivis buruh. Ia juga pernah dipercaya sebagai Jenderal Serikat Buruh Maritim dan Nelayan Indonesia dan Ketua MPO Serikat Buruh Perkebunan Indonesia.
Ia kemudian mulai terjun ke dunia politik dengan bergabung Partai NasDem. Ia berhasil terpilih menjadi anggota DPR untuk masa jabatan 2014-2019 melalui pemilihan legislatif 2014.
Irma ditempatkan di Komisi IX yang membidangi Tenaga Kerja & Transmigrasi, Kependudukan, dan Kesehatan.
Selain itu, ia juga dipercaya menjabat sebagai pemimpin organisasi sebagai Ketua Umum DPP Garda Wanita Malahayati atau Garnita Malahayati yang diresmikan pada 19 Juli 2011.
Irma juga menjadi Ketua Umum DPP Gerakan Massa Buruh NasDem yang dideklarasian pada tanggal 2 September 2012.
Tag
Berita Terkait
-
DPR Ingin Polemik IDI dengan Dokter Terawan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
-
Legislator Minta Polemik Terawan vs IDI Bisa Diselesaikan Kekeluargaan
-
Komisi IX DPR Minta IDI dan Terawan Segera Selesaikan Polemik Secara Kekeluargaan
-
Komisi IX DPR Minta Polemik Pemecatan Terawan dari IDI Diselesaikan Kekeluargaan
-
Irma Suryani DPR: Harusnya IDI Beri Dukungan ke Terawan Agar DSA Bisa Diterima
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan