Suara.com - Toleransi beragama diperlihatkan di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Di sana, sebuah wihara menggelar buka puasa bersama untuk menunjukkan toleransi umat beragama.
Wihara itu adalah Wihara Dharma Bhakti. Warga sekitar menggelar buka puasa bersama selama 20 hari.
Kegiatan itu dilakukan guna mempererat tali persatuan dan toleransi antara umat beragama di kawasan Taman Sari.
"Jadi berdasarkan kolaborasi dengan paguyuban wihara, kita menggelar kegiatan buka puasa bersama di Wihara Dharma Bhakti dari tanggal 4 sampai 20 April 2022," kata Camat Taman Sari, Agus Sulaeman, saat dikonfirmasi ditemui di Wihara Dharma Bhakti, Selasa.
Setiap hari pihak wihara menyediakan 300 porsi makanan untuk warga sekitar.
Mereka akan makan bersama namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Setelah menyediakan makanan untuk berbuka, pihak wihara juga akan membuka gerai vaksin tahap tiga atau "booster" sebanyak 500 dosis.
"Kita pastikan kegiatan ini dibuka bukan hanya untuk warga Taman Sari saja tapi terbuka juga untuk warga umum," terang dia.
Ke depannya, Agus juga akan berkolaborasi dengan komunitas ataupun rumah ibadah lain untuk terlibat dalam kegiatan vaksinasi massal ataupun buka puasa bersama.
Dengan adanya kegiatan tersebut, dia berharap kerukunan antar umat beragama di kawasan Taman Sari bisa semakin erat dan kompak. (Antara)
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!
-
Keluarga Muslim Lindungi Tetangga Tionghoa saat Tragedi 98, Dihadiahi Tanah 13 Tahun Kemudian
-
Clara Shinta Bicara soal Kehamilan Jule: Kita Enggak Boleh Jahat!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar