Suara.com - Presiden Yaman telah memberhentikan Wakil Presiden Ali Mohsen al-Ahmar dan mendelegasikan kewenangannya sendiri ke dewan presiden, kata kementerian informasi Yaman, Kamis pagi.
Badan baru tersebut akan memikul tugas-tugas presiden dan wakil presiden, menurut pernyataan yang dirilis kementerian atas nama Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi.
Dewan itu akan melakukan tugas-tugas politik, militer dan keamanan untuk pemerintah Yaman selama "periode transisi".
Pernyataan Hadi mengatakan langkah itu diambil sesuai inisiatif peralihan kekuasaan 2011 yang disusun oleh enam negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC)--Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab--menyusul protes anti pemerintah dan kerusuhan politik di negara itu.
"Dengan deklarasi ini sebuah Dewan Pemimpin Kepresidenan akan dibentuk untuk menyelesaikan implementasi tugas-tugas dalam periode transisi. Secara permanen saya mendelegasikan seluruh wewenang saya ke Dewan Pemimpin Kepresidenan sesuai konstitusi serta Inisiatif Teluk dan mekanisme eksekutifnya," kata Hadi dalam pernyataan itu.
Konflik selama tujuh tahun telah membuat Yaman terbelah antara pemerintah dukungan Arab Saudi di Aden yang diakui secara internasional dan kelompok Houthi dukungan Iran di ibu kota Sanaa.
Dewan presiden yang terdiri dari ketua dan tujuh wakil ketua itu akan dipimpin oleh Rashad Al-Alimi, pejabat keamanan yang pernah menjadi menteri dalam negeri ketika Ali Abdullah Saleh menjadi presiden.
Alimi, yang sebelumnya penasihat Hadi, mendapat dukungan dari Arab Saudi. Dia juga dekat dengan kelompok politik besar, partai Islamist Islah.
Salah satu wakil ketua di dewan itu adalah pemimpin kelompok separatis Dewan Transisi Selatan, Aidarous al-Zubaidi. [Reuters/Antara]
Baca Juga: Stasiun Manggarai Di Prediksi Bakalan ada 150 Ribu Penumpang Yang Transit
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan