Suara.com - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbarunya di Jawa Tengah mengenai elektabilitas partai politik. Hasilnya PDI-Perjuangan masih menjadi partai yang dominan di Jawa Tengah dengan perolehan angka 46 persen.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengatakan pihaknya sengaja melakukan survei dengan menannyakan kepada responden seandainya pemilihan legislatif digelar hari ini maka partai mana yang akan dipilih.
"Dalam simulasi partai politik, PDIP masih menjadi partai yang paling mendominasi di Jawa tengah dengan 46 persen," kata Yunarto dalam paparan surveinya yang diterima awak media, Kamis (14/4/2022).
Kemudian di urutan kedua ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hanya saja terpaut jauh dari PDIP yakmi dengan angka 11,2 persen, lalu ada Gerindra dengan angka 6,6 persen.
Lalu Golkar dengan 4,7 persen, PPP dengan angka 3,4 persen, kemudian PKS dengan angka 2,4 persen. Demokrat menyusul di bawah PKS dengan angka 2,3 persen, PAN dengan 1,7 persen, Nasdem dengan angka 1,5 persen, Perindo dengan angka 0,8 persen.
Sementara Partai Ummat, PBB, Hanura hingga PSI hanya memperoleh angka 0,1 persen.
"Adapun sebesar 19,1 persen memilih tidak tahu atau tidak menjawab," tuturnya.
Survei dilakukan Preferensi Sosial dan Politik Masyarakat Provinsi Jawa Tengah dilakukan pada tanggal 14-19 Februari 2022.
Survei dilakukan dengan menggunakan multistage random sampling jumlah sampel di Provinsi Jawa Tengah sebesar 1090 Responden. Melalui wawancara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat, dan margin of error +/- 2.97%.
Baca Juga: Kapolresta Padang Kombes Imran Amir Dimutasi ke Polda Jateng, Ini Penggantinya
Berita Terkait
-
5 Fakta Harvey Malaihollo Keciduk Nonton Porno Saat Rapat DPR, Bakal Dipanggil Mahkamah Kehormatan
-
Bea Cukai Amankan 4,47 Juta Batang Rokok Ilegal dalam 6 Penindakan Beruntun di Jawa Tengah
-
Kapolresta Padang Kombes Imran Amir Dimutasi ke Polda Jateng, Ini Penggantinya
-
Polda Jateng Tangkap Penjual Migor Curah dalam Kemasan Premium Palsu, Begini Modusnya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran