Julukan Presiden Indonesia ini disematkan kepada Presiden BJ Habibie lantaran kecerdasannya di bidang teknologi dan industri penerbangan. Bahkan, pesawat N250 Gatotkaca yang menjadi pesawat pertama buatan Indonesia adalah hasil gagasannya.
Sebagai seorang insinyur, Habibie mengawali kiprahnya di Jerman sebelum dipanggil pulang oleh pemerintah. Ia pernah menduduki jabatan Menteri Riset dan Teknologi sebelum akhirnya diangkat menjadi Wakil Presiden. Kemudian, mundurnya Soeharto membuat Habibie naik jabatan menjadi Presiden di akhir era orde baru.
4. Abdurrahman Wahid: Bapak Pluralisme
Pria yang kerap disapa Gus Dur ini mendapatkan julukan Bapak Pluralisme karena memberikan gagasan-gagasan universal. Gus Dur memang berkontribusi besar dalam penghormatan terhadap perbedaan sebagai bangsa yang beragam. Ia pun lantang dalam membela kaum minoritas.
5. Megawati: Ibu Penegak Konstitusi
Megawati adalah sosok perempuan pertama yang menjadi presiden RI. Setneg memberikan julukan kepada Megawati Ibu Penegak Konstitusi, di mana julukan itu diberikan karena Megawati dinilai berjasa dalam mencetuskan berdirinya KPK dan menyiapkan sistem pemilu secara langsung pertama kali.
6. SBY: Bapak Perdamaian
SBY mendapatkan julukan Bapak Perdamaian, di mana hal ini disebabkan selama menjabat, Indonesia banyak berpartisipasi dalam misi perdamaian, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Lantas, bagaimana dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi? Jokowi menjadi Presiden ketujuh Indonesia dan masih menjabat hingga 2024 nanti. Presiden Jokowi diketahui membangun banyak infrastruktur di wilayah-wilayah tertinggal yang tidak terjamah oleh pemerintahan sebelumnya.
Baca Juga: 6 Julukan Presiden Indonesia, Mulai dari Soekarno hingga SBY!
Sedangkan di sisi lain, Presiden Jokowi juga telah memperbaharui sistem pemerintahan, ekonomi, politik, sosial dan lain sebagainya.
Namun sayangnya, presiden Jokowi masih harus bersabar untuk mendapatkan julukan Presiden Indonesia sendiri, hingga masa jabatannya berakhir pada tahun 2024 nanti.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura