Suara.com - Sekumpulan pria diduga begal yang pepet pemotor di Cileungsi telah menjadi viral di media sosial.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @ndorobei.official, ada 4 orang menggunakan 2 motor yang memepet seorang pemotor saat hari masih tampak siang.
"Saya tadi sempat dipepet 4 orang menggunakan 2 motor, pas belok ke metland, orang tua saya memperhatikan gelagat mereka seperti orang jahat/begal mengikuti saya dari belakang dari arah pt sebelum Hermina," ungkapnya dikutip Suara.com dari Instagram @ndorobei.official, Selasa (19/4/2022).
Korban yang mengendarai motornya sendiri ini diikuti pula oleh kedua orang tuanya yang naik motor berbeda.
Menurut pengakuannya, keempat orang diduga begal itu memaksanya untuk minggir. Mereka sudah mengikutinya dari belakang lalu memepetnya.
Korban pun melawan dan tidak mau saat disuruh minggir. Ia langsung membunyikan klakson panjang dan menggeber motornya supaya pengguna jalan lain mengetahui.
Mengetahui hal itu, orang tua korban lalu putar balik dan menghadang rombongan pria diduga tersebut.
Dalam video, orang tua korban membentak para pelaku yang berusaha memepetnya.
"Lu ngapain anak gua tadi? Hey begal itu begal" bentak ibu korban.
Baca Juga: Terlalu Miskin, Pria Ini Memutuskan Jadi "Tarzan' dan Tinggal di Pohon Selama 8 Tahun.
Saat dibentak, pelaku langsung menjalankan sepeda motornya lantaran gelagapan dan ketakutan.
Mereka mencoba kabur dan memacu kendaraannya saat ibu korban mengejarnya dan berteriak minta tolong karena ada begal.
Warga yang melihat kejadian itu juga berusaha untuk mengejar para pelaku. Pengendara mobil pikap pun membantu untuk menghadang motor mereka.
Ibu korban pun juga tidak menyerah untuk berteriak bahwa ada begal yang memepet anaknya.
Dalam rekaman video, motor yang dikendarai salah satu pelaku itu tidak memiliki plat nomor.
"Saya dikejar ya sama mereka. Nih orangnya ni pak. Plat nomornya nggak ada," teriak korban kepada sejumlah warga yang membantunya,
Berita Terkait
-
Bikin Viral Ibu Gorok Leher Anak, Pelaku Tidak Diproses Hukum karena Alasan Ini
-
Terlalu Miskin, Pria Ini Memutuskan Jadi "Tarzan' dan Tinggal di Pohon Selama 8 Tahun.
-
Viral Tulisan di Gerobak Bakso Bikin Curiga, Publik: Coba Dicek Penjualnya Bawa HT Nggak?
-
Kocak! Lagi Acara Khusyuk, Mempelai Pria Malah Iseng Sungkeman ke Bocil sampai Ajak Ngobrol, Warganet: Ngakak Brutal
-
Curhat Selalu Cekcok dengan Tetangga, Kerap Diajak Berkelahi hingga Hina Ibunya Punya Rumah Hanya Ngontrak
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Buat 'Makam Reformasi', Mahasiswa UI Tutup Logo Makara dengan Kain Putih
-
Indonesia Lanjutkan Perjuangan Tata Kelola Royalti Digital di Forum Hak Cipta Dunia
-
Delapan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dilaporkan dalam Dugaan Kasus Kekerasan Seksual
-
KPK Ungkap Banyak Stakeholder Pendidikan dan Kesehatan Teriak Gegara Anggaran MBG
-
PDIP Respons Pujian Prabowo: Kami Tak Nyinyir, Tapi Tetap Kritis
-
Viral Dugaan Jual Beli Kartu Layanan Gratis TransJakarta, Pemprov Selidiki
-
Revisi UU Polri, Menkum Sebut Aturan Penempatan Personel di Kementerian Akan Dimatangkan
-
Menkum Supratman Sebut Revisi UU Pemilu Belum Urgen Dibahas: Masih Bisa Pakai yang Lama
-
Vladimir Putin Sebut Hubungan Rusia-China Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Uni Eropa dan AS Capai Kesepakatan Sementara Aturan Tarif Datang