Suara.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan menangkap buronan kasus penipuan yang dialami calon konsumen daeler Honda di MT Haryono. Sales atas nama M Ruhan tersebut ditangkap di Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (24/4/2022) kemarin.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit menyebut tersangka M Ruhan tersebut kekinian masih diperiksa oleh penyidik.
"Tersangka dibawa dan diamankan unit Resmob Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan," kata Ridwan kepada wartawan, Senin (25/4/2022).
Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya menyebar identitas M Ruhan selaku buronan dalam kasus penipuan. Merujuk data yang disebar, pria tersebut memunyai ciri-ciri berkulit sawo matang.
Di dalam foto di DPO polisi, terduga terlihat pelaku menggunakan jaket hitam dan kemeja berkelir putih. Pelaku juga menggunaan topi dan masker yang diturunkan ke dagu.
Adapun alamat yang bersangkutan berada di Jalan Drupada 9 Nomor 14, RT 03/RW 06, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat.
Viral
Kasus penipuan ini awalnya viral di media sosial usai korban curhat tertipu oknum sales di dealer resmi Honda. Curahatan tersebut dibagikan oleh akun Instagram, @_yunita_sari_.
Dalam curhatan, Yuniat bercerita runtutan dirinya ketipu oknum sales Honda di dealer resmi Honda MT Haryono.
Ia awalnya ingin membeli mobil Honda Brio di dealer tersebut. Lalu mencoba menghubungi sales yang didapat dari situs jual beli online.
Setelah menghubungi sales via WA, ia pun langsung menuju dealer Honda MT Haryono tersebut.
Di sana, ia melihat mobil yang ingin dibelinya dan terjadi kesepakatan. Ia lalu bertransaksi dengan mengirim sejumlah uang dalam beberapa tahap.
Yang pertama uang total Rp10 juta sebagai bukti booking fee. Lalu nominal sebesar RP 37 juta agar mobil bisa dikirim secepatnya. Dan yang terakhir Rp 134 juta untuk pelunasan.
Uang tersebut dikirim tidak melalui rekening resmi Honda melainkan rekening pribadi atas nama Dedi yang mengaku sebagai supervisor sales oknum Honda tersebut. Akhirnya setelah uang tersebut ditransfer, tiba-tiba oknum sales tersebut tidak bisa dihubungi lagi dan menghilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek