Suara.com - Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat mulai ramai pemudik pada hari ini, Selasa (26/4/2022) hari ini. Data PT KAI Daop 1 menyebutkan, ada 16.600 penumpang yang berangkat dari stasiun tersebut menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa.
Achmad (30), menjadi salah satu dari ribuan pemudik yang menggunakan transportasi kereta api untuk menuju kampung halaman. Setelah dua tahun merayakan lebaran di Ibu Kota, Achmad merasa senang lantaran bisa kembali ke kampung halamannya di Kediri, Jawa Timur.
"Tentunya senang banget. Sudah dua tahun ndak mudik ke Kediri," ucap Achmad di lokasi.
Selama masa pandemi Covid-19 -- khususnya selama dua tahun ke belakang, Achmad enggan mudik ke Kediri. Alasannya hanya satu, dia enggan terlibat dalam kerumitan aturan-aturan yang ketat.
Pada tahun ini, pemerintah telah melonggarkan beberapa kebijakan di masa pandemi Covid-19. Salah satunya soal mudik lebaran.
Achmad yang telah mendapatkan dosis vaksin ketiga akhirnya bisa mudik tanpa harus melalui kerumitan aturan. Pada hari ini, dia bisa dengan mudah pulang ke kampung halaman tanpa harus menjalani tes swab antigen.
"Selama dua tahun belakangan males mudik, karena peraturannya ribet ya. Tahun ini lebih enak peraturan naik transportasi, apalagi sudah vaksin 3 kali. Jadi tahun ini saya putuskan mudik," beber dia.
Puncak Mudik Besok
PT KAI memprediksi puncak keberangkatan para pemudik di Stasiun Pasar Senen akan terjadi pada besok, Rabu (27/4/2022) hingga Minggu (1/5/2022) mendatang. Jika dipresentase, kenaikan jumlah penumpang diprediksi mencapai 95 persen.
Baca Juga: Membludak! Penumpang Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
Data hari ini, ada sebanyak 16.600 penumpang berangkat dari stasiun tersebut. Tidak hanya itu, terdapat 28 rangkaian kereta api -- dua di antaranya kereta tambahan -- beroperasi dari Stasiun Pasar Senen.
"Kalau kami melihat dari data, mulai tanggal 27 besok akupansinya akan lebih tinggi lagi. mungkin sudah di atas 95 persen semua ya. Jadi kemungkinan memang untuk puncak keberangkatan terjadi di sekitar tanggal 27-1 Mei," kata Kahumas PT. KAI Daop 1, Eva Chairunisa di lokasi.
Tujuan Pemudik
Pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen rata-rata mempunyai daerah tujuan ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Eva menyampaikan, untuk wilayah Jawa Tengah, para penumpang rata-rata menuju Purwokerto, Semarang, dan Surakarta. Untuk wilayah Jawa Timur, kebanyakan pemudik yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen rata-rata hendak menuju Surabaya dan Malang.
"Tujuan terbanyak sama ya ke Yogyakarta, Purwokerto, Solo, Semarang. Untuk Jawa Timur paling banyak Surabaya dan Malang. kemudian jarak sedangnya itu Bandung dan juga Cirebon," ucap Eva.
Eva menyampaikan, pada hari ini di Stasiun Pasar Senen sudah terjadi peningkatan jumlah pemudik. Hal tersebut jelas berbeda jika dibandingkan dengan satu atau dua hari lalu.
"Ini sudah mulai terlihat peningkatan yang lebih tinggi jika dibandingkan satu dua hari yang lalu," sambungnya.
Pantauan di lokasi, para pemudik atau calon penumpang tampak memadati area ruang tunggu Stasiun Pasar Senen. Terlihat pula antrean pemudik berada di sejumlah loket tiket mandiri.
Sementara itu, pada lokasi swab antigen, tidak terlihat ada penumpang yang berada di sana. Rata-rata pemudik sudah mendapat vaksin dosis ketiga.
Petugas dari pengeras suara juga terlihat menyortir para pemudik guna mengurai penumpukan. Bagi penumpang yang jadwal keberangkatannya masih lama, nantinya diarahkan petugas untuk menunggu di luar area peron.
"Untuk penumpang Mataramaja silahkan mengantri dan masuk ke dalam. Diluar itu silahkan menunggu di area yang sudah disediakan sampai dipanggil," kata petugas melalui pengeras suara.
Tag
Berita Terkait
-
Membludak! Penumpang Bus AKAP di Terminal Kampung Rambutan Naik 100 Persen
-
Hingga H-7 Lebaran, Pemudik Semua Angkutan Moda Transportasi Mulai Meningkat
-
Begini Kondisi Arus Mudik Jalur Kalimalang-Bekasi pada H-6 Lebaran 2022
-
Keluh Kenaikan Harga Tiket Bus di Terminal Kampung Rambutan, Pemudik: Naiknya Rp 200 Ribu
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terima Hotman Paris dan Keluarga ABK Sea Dragon, Ketua Komisi III Singgung Rasa Keadilan Masyarakat
-
KPK akan Periksa Eks Menhub Budi Karya Pekan Depan Terkait Kasus DJKA
-
Dilarang di Jakarta, Viral di Jombang: Kenapa SOTR Jadi Polemik Tiap Ramadan?
-
Presiden RI Prabowo Subianto Tiba di Yordania, Disambut Jet Tempur F-16 dan Putra Mahkota Kerajaan
-
Pemerintah AS Investigasi Kesepakatan Indonesia Terkait Tarif Baru 15 Persen
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis
-
Anggota DPRD DKI Lukmanul Hakim Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Dikuatkan
-
Ngeri! Bahas Fungsi Helm, 6 Fakta Petugas Damkar Khairul Umam Diancam Tak Selamat Sampai Lebaran
-
PDIP Kritik RI Gabung Board of Peace Tanpa Persetujuan DPR, Singgung Biaya 8.000 Pasukan