Suara.com - Seorang pria diduga preman terekam marah-marah di pasar. Penyebabnya belum diketahui pasti namun pergi usai diberi uang.
Pada video yang beredar di media sosial, seorang pria membawa motor datang marah-marah di pasar.
Kemarahannya itu mengundang perhatian karena berteriak dengan keras.
Pria itu datang ke satu toko kemudian melancarkan aksi marah-marahnya tersebut.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @majeliskopi08, pria tersebut mengamuk dan meninggalkan sepeda motornya di tengah jalan.
Untuk meredakan amukan pria tersebut, perempuan pedagang kemudian memberinya uang agar segera pergi.
Pria tersebut pun terlihat kembali ke sepeda motor ya usai diberi uang.
"Diduga preman di pasar unit 2 Tulang Bawang, Lampung marah-marah ke seorang pedagang," tulis akun tersebut.
"Hingga seorang emak pedagang kasih dia uang agar tidak ngamuk-ngamuk," imbuhnya.
Baca Juga: 5 Fakta Pertemuan Luhut dan Elon Musk, Bahas Energi Terbarukan
Mengomentari unggahan tersebut, akun Instagram Humas Polres Tuba membenarkan adanya kejadian itu.
Namun pihak Polres menyatakan bahwa pria tersebut bukanlah preman namun Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Dapat kami sampaikan pria tersebut berinisial S saat ini sudah kami amankan," ungkap akun Instagram Humas Polres Tuba.
"Diduga orang tersebut adalah ODGJ yang dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa," imbuhnya.
Video yang diunggah pada Selasa (26/4/2022) itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"ODGJ bisa bawa motor," komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!