Suara.com - Para pelaku perjalanan yang akan mudik melalui jalur simpang Gadog diminta untuk memastikan kelengkapan vaksinasi Covid-19 hingga vaksin booster.
“Yang pertama vaksin, dilengkapi dulu vaksinnya,” kata Dokter Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Dwi Putri Arlina saat ditemui di Posko Dinkes Kabupaten Bogor dan Gerai Vaksinasisimpang Gadog, Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022).
Kelengkapan vaksinasi memang menjadi salah satu persyaratan perjalanan. Dan bagi para pemudik yang belum melengkapi vaksinasi hingga dosis ketiga dapat mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di gerai vaksinasi yang tersedia di Pos Pelayanan Terpadu Jalur Wisata Puncak di simpang Gadog.
“Untuk pemudik yang belum vaksin dapat mampir ke sini karena kita menyelenggarakan vaksin (dosis) satu, dua, maupun booster,” ujar Dwi.
Adapun jenis vaksin yang disediakan yakni buatan Pfizer dan AstraZeneca.
Bagi mereka yang ingin mendapatkan suntikan vaksin pertama dan kedua perlu membawa dokumen pribadi seperti KTP ataupun Kartu Keluarga. Sementara untuk vaksin penguat dosis ketiga, pemudik perlu membawa kartu vaksin pertama dan kedua.
Sebelumnya, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terkait kelengkapan vaksinasi pelaku perjalanan.
“Tentu, tentu. Jadi saat ini selain yang kita lakukan di jalur, kita ada Satgas kecamatan, mereka yang nanti akan patroli ke tempat-tempat rawan kerumunan ataupun tempat wisata. Selain menghimbau, mereka juga akan melakukan pemeriksaan,” kata Dicky.
Dia pun mengimbau agar masyarakat yang belum melengkapi vaksinasi dapat memanfaatkan fasilitas gerai vaksin di Pos Pelayanan simpang Gadog.
Baca Juga: Antisipasi Puncak Arus Mudik Lebaran, Polda Banten Kerahkan Satuan Brimob di Pelabuhan Merak
Lebih lanjut, kata dia, selain gerai vaksin, Dinkes Kabupaten Bogor juga menyediakan pos kesehatan yang dapat melayani keluhan pemudik terkait kondisi kesehatan selama perjalanan.
“Ada pemeriksaan tekanan darah, suhu, ya pemeriksaan basic, lalu per keluhan. Kalau pusing, tidak enak badan, itu bisa mampir dan kami sediakan obatnya gratis,” tutur dia.
Pos pelayanan kesehatan akan beroperasi selama 24 jam mulai tanggal 28 April hingga akhir masa cuti bersama Lebaran 2022, sementara gerai vaksin beroperasi mulai pukul 8 pagi hingga pukul 2 siang.
Dwi pun mengimbau kepada para pemudik untuk terus memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima saat melakukan perjalanan, dan untuk membawa obat-obatan pribadi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, serta obat-obatan darurat seperti parasetamol. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS