Suara.com - Dunia pemerintahan Indonesia kembali terguncang. Hal ini disebabkan oleh penangkapan Bupati Bogor, Ade Yasin dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK saat berada di rumahnya di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor. OTT yang dilakukan didasari oleh kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 yang melibatkan 11 orang lainnya.
Kilas balik ke kasus Bupati Bogor sebelumnya, Rachmat Yasin yang merupakan kakak kandung dari Ade Yasin juga pernah kedapatan menerima gratifikasi dari beberapa SKPD Kabupaten Bogor sebesar hampir Rp 9 miliar pada Mei 2014 lalu.
Kasus kakak adik di "lingkaran setan" ini menambah daftar panjang fenomena korupsi oligarki yang dilakukan oleh para pejabat di Indonesia. Bukan hanya Rachmat Yasin dan Ade Yasin, berikut daftar kakak adik tersandung kasus korupsi.
1. Tubagus Chaeri Wardana Chasan dan Ratu Atut Chosyiah
Kasus suap yang diterima oleh Akil Mochtar membuat nama Ratu Atut selaku Gubernur Banten saat itu ikut terseret. Suap yang diterima oleh Akil dari pihak Ratu Atut tersebut didasari oleh pengurusan sengketa Pilkada yang juga menjerat Tubagus Chaeri Wardana Chasan atau Wawan, adik dari Ratu Atut Chosyiah. Wawan terbukti memberikan suap kepada Akil Mochtar dan menyebabkan dirinya menjadi tersangka bersama sang kakak dan harus mendekam di penjara.
2. Eddy Sindoro dan Billy Sindoro
Seolah tidak kapok dengan kasus yang menjeratnya pada tahun 2012 soal kasus suap yang dilakukannya kepada pihak KPPU, Billy kembali terjerat kasus penyuapan kepada Bupati Bekasi atas proyek Meikarta pada tahun 2019 silam. 3 tahun sebelum penangkapan Billy, Eddy Sindoro, adik kandung Billy ikut menjadi tersangka dalam OTT dan terbukti menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution.
3. Anggoro Widjojo dan Anggodo Widjojo
Kasus Cicak vs Buaya yang sempat menjadi perbincangan masyarakat tahun 2009 lalu. Tersangka kasus korupsi proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Kementerian Kehutanan tahun anggaran 2006-2007, Anggoro Widjojo harus ditangkap di Shenzhen, China setelah menjadi buronan KPK pada tahun 2009. Hal ini juga menyeret nama sang adik, Anggodo Widjojo yang juga terbukti melakukan tindak korupsi dengan menghalangi penyidikan oleh KPK terhadap kasus yang menimpa sang kakak.
Baca Juga: Lengkap! Daftar Tersangka Kasus OTT KPK Yang Menyeret Bupati Bogor Ade Yasin
4. Zainal Mus dan Ahmad Hidayat Mus
Mantan Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus ditangkap oleh KPK pada tahun 2019 lalu. Bukan hanya dirinya, adiknya Zainal Mus juga ikut terlibat dalam kasus yang menimpa dirinya. Keduanya terbukti melakukan korupsi pengadaan proyek abal abal, yaitu pembebasan lahan Bandara Bobong dalam rancangan APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2009. Kasus yang baru menjeratnya di tahun 2019 tersebut didasari dengan temuan data fiktif saat dirinya masih berstatus sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Sula periode 2005-2010, sedangkan adiknya Zainal saat itu menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sula periode 2009-2014.
5. Rachmat Yasin dan Ade Yasin
Bupati Bogor Ade Yasin terjaring OTT KPK saat berada di rumahnya di daerah Cibinong. Ade Yasin ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 bersama 11 orang lainnya.
Sebelum Ade Yasin, Rachmat Yasin yang pernah menjabat sebagai Bupati Bogor juga terlibat dalam kasus korupsi. Kakak kandung Ade Yasin ini menerima gratifikasi dari beberapa SKPD Kabupaten Bogor sebesar hampir Rp 9 miliar pada Mei 2014 lalu.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Nama Ade Yasin Menghilang dari Wikipedia Usai Jadi Tersangka OTT KPK, Muncul Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan
-
Petaka Diujung Bulan Suci Ramadhan, Ade Yasin Klaim Dipaksa Bertanggung Jawab, Untuk Selesaikan Persoalan Anak Buah
-
Lengkap! Daftar Tersangka Kasus OTT KPK Yang Menyeret Bupati Bogor Ade Yasin
-
Bupati Bogor Ditangkap KPK di Malam Ramadhan, Pukat UGM: Jelang Hari Raya Jadi Momen Rawan Tindak Pidana Korupsi
-
Mengaku Dipaksa Bertanggung Jawab Atas Perbuatan Anak Buah, Ade Yasin: Inisiatif Membawa Bencana
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam