Suara.com - Polda Metro Jaya memberikan salam hangat kepada warga yang mudik. Pemudik diminta agar menikmati momen silahturahmi di kampung halaman dan tidak perlu mencemaskan rumah yang ditinggal.
Hal ini disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran. Ia mengatakan jajarannya akan menjaga rumah warga yang kosong ditinggal mudik.
"Sampaikan kabar kepada saudara kita yang mudik untuk menikmati kehangatan bersilaturahmi dengan keluarganya di kampung halaman dan kami menjaga rumah yang ditinggalkan," kata Fadil Imran di Jakarta, Sabtu (30/4/2022).
Pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah akan menggelar patroli gabungan dalam rangka pengamanan rumah yang tengah ditinggal penghuninya mudik Lebaran 2022.
Fadil menjelaskan, tujuan lain dari operasi kali ini adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat dan meminimalisasi terjadinya tindak pidana. Patroli ini akan dilaksanakan hingga mudik selesai.
Setidaknya sebanyak 572 personel gabungan TNI/Polri bersama pemerintah daerah akan disiagakan dalam patroli skala besar yang akan dilaksanakan secara rutin.
"Kami laksanakan ini sampai pelaksanaan mudik selesai," jelas Fadil.
Kapolda juga telah menginstruksikan seluruh personel yang melaksanakan patroli agar melakukan patroli dengan simpatik. Kapolda juga meminta jajarannya untuk mendatangi dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
Selain itu, Fadil turut menginstruksikan kepada petugas patroli untuk berkomunikasi dengan masyarakat yang melaksanakan pengamanan lingkungan. Di antaranya satuan pengamanan, hansip, karang taruna, remaja masjid, atau ormas yang sukarela melaksanakan pengamanan.
Baca Juga: Cara Masak Nasu Likku Khas Bugis yang Nikmat ala Chef Hotel Bintang, Lebaran Anda Jadi Sempurna
"Tujuan patroli skala besar ini di samping memberikan rasa aman, kami juga terus menjaga, selama puasa ini tidak ada kejadian menonjol. Mari lanjutkan tren tersebut," pungkasnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Cara Masak Nasu Likku Khas Bugis yang Nikmat ala Chef Hotel Bintang, Lebaran Anda Jadi Sempurna
-
Dijamin Enak! Ini Resep Rendang khas Minang, Pilihan Menu Istimewa Idul Fitri
-
Libur Lebaran, Pengelola Mangunan Targetkan Ada Kunjungan hingga 5.000 Wisatawan Saat Akhir Pekan
-
5 Basic Manner saat Lebaran yang Perlu Diperhatikan, Jadilah Orang Baik!
-
Pinjam Motor Teman Lalu Dijual, Pemuda Ini Pakai Uangnya Buat Beli Baju dan Main Judi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus