Suara.com - Relawan pendukung Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang tergabung dalam Gerakan Bersama Anies Kami Siap Maju dalam Pemilihan Presiden 2024 menyiapkan lima posko mudik di jalur Pantura dan Jalur Selatan, Jawa Barat.
Ketua Jaringan Nasional Beraksi Jabar 2024 Yhoeshoef dalam keterangan tertulis mengatakan gagasan posko mudik lebaran ini dilandasi kepedulian kepada para pemudik yang telah lelah berkendara jarak jauh dari Jabotabek ke kampung halaman mereka.
"Kami sebagai relawan, selalu menjadikan sosok Anies sebagai panutan. Terdorong untuk bersikap peduli dan melayani warga terutama yang sedang kesulitan. Karena itulah kami mendirikan posko mudik, agar para pemudik dapat sejenak beristirahat dengan aman, nyaman dan bebas biaya," katanya.
Yhoeshoef menyebut lima posko itu dapat melayani pemudik yang melewati Kabupaten Subang, Karawang, Tasikmalaya, Sukabumi dan jalur Puncak Kabupaten Bogor, sehingga dapat mampir beristirahat di Posko Mudik Kang Anies.
Dia telah meninjau Posko Mudik Kang Anies di daerah Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (30/4) untuk memastikan kelancaran aktivitas pemudik di sana.
Para pemudik yang beristirahat di Posko Mudik Kang Anies selain dapat beristirahat, bisa juga memanfaatkan fasilitas toilet, P3K, dan menikmati takjil gratis sewaktu berbuka puasa.
Semua biaya Posko Mudik Kang Anies, kata Yhoeshoef, didanai oleh kelompok relawan Jarnas sendiri dan melakukan kerja kolaborasi dengan pihak lain.
Posko mudik di Karawang, misalnya berkolaborasi dengan Ayubbi Foundation, HILMI, dan Restoran Kampung Budaya.
Posko Mudik Kang Anies sudah mulai buka beberapa hari lalu ini telah dibuka untuk pemudik yang arah jalur Pantura khususnya di Karawang dan Subang.
Sementara posko Tasik di jalur selatan, serta posko Bogor dan Sukabumi beroperasi pada tanggal 28 April 2024.
Posko beroperasi selama kurang lebih dari delapan hari dari H-4 hingga H+4 lebaran untuk melayani arus balik dengan jam operasi 24 jam.
Adapun titik posko tersebut antara lain di Subang - Jalur Pantura - Rest Area Rumah Makan Markoni KM 40, Pamanukan subang, di Karawang - Jalur Pantura - Depan Mesjid An-Nur Karawang. Jalan Tempura Karawang, di Tasik - Jalur Selatan - Tanjakan Gentong Wage, Area Persinggahan Warung Makan dan Kambing Kabupaten Tasik.
Selanjutnya, di Bogor Jalan Raya Puncak 567, Cisarua, Kabupaten Bogor, KM 79 dan di Sukabumi - dalam kota - moving stand. [Antara]
Tag
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas