Suara.com - Tak diizinkan meminjam sebuah ambulans, seorang warga meninggal usai tak sadarkan diri.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @andreli_48, terlihat sejumlah warga desa marah di puskesmas.
Pasalnya warga yang tak sadarkan diri tak diperbolehkan meminjam ambulans hingga meninggal dunia.
"Beberapa warga desa Jabung Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah yang tidak jauh dari puskesmas Gantiwarno sedang olahraga badminton, pas istirahat ada salah satu warga yang tiba-tiba tersungkur tidak sadarkan diri," tulis akun Instagram @andreli_48.
"Teman-temanya berniat membawa ke rumah sakit, salah satu temanya pergi ke puskemas untuk meminjam Ambulans namun tidak diizinkan oleh petugas jaga klinik" tambahnya.
Akhirnya mereka meminjam mobil warga untuk membawa pasien ke rumah sakit.
Sayangnya sesampai di rumah sakit, pasien sudah tak tertolong.
Akibat peristiwa tersebut, warga menggeruduk puskesmas dan minta penjelasan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/4/2022) malam.
Video tersebut tentu mendatkan berbagai respons dari warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Crazy Rich Grobogan yang Bangun Jalan Rp2,8 Miliar Mudik, Warga Sambut Meriah Bak Presiden
"Harusnya setiap petugas kesehatan di republik ini diingatkan kembali akan arti keadaan darurat, SOP bisa di nomor duakan," komentar warganet.
"Seharusnya bukan pinjam, tapi minta petugas ngecek kondisi korban apabila puskesmas tidak sanggup menangani baru petugas merujuk ke rumah sakit dengan ambulans," imbuh warganet lain.
"Kalau dekat puskesmas kenapa enggak dibawa ke puskesmas dulu, kan pertolongan pertama di PKM juga sangat bisa," tulis warganet di kolom komentar.
"Di atas peraturan dan kebijakan ada kemanusian," timpal lainnya.
"Pasiennya harus dibawa ke puskesmas dulu kayakya, jadi bisa dirujuk ke RS pakai ambulans puskesmas, kalau cuma pinjam, yang salah puskesmasnya, ada SOP petunjuk teknisnya," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 9000 kali dengan ratusan likes.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan
-
Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump
-
Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online
-
Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i
-
DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI
-
Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan
-
Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku
-
Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat