Suara.com - Momen mudik lebaran biasanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Sebab momen ini adalah momen menyenangkan berkumpul dengan keluarga besar.
Namun seorang perempuan malah merasakan trauma akibat sering mendapatkan perlakukan tak menyenangkan dari sepupu sendiri.
Menurut unggahan akun Twitter @seputartetangga, perempuan yang bercerita tersebut menyatakan bahwa ia pernah dilecehkan oleh sepupunya sendiri.
Usianya yang sudah 21 tahun itu merasa risih karena saat tidur bersama keluarga, bagian tubuhnya sering dipegang sepupunya yang laki-laki..
"Aku tidur bareng sepupu-sepupu lain di luar karena enggak muat, tapi aku selalu kena sexual assault saat aku tidur," ungkap perempuan tersebut.
"Aku udah cerita ke orangtua, tapi mereka tidak percaya karena sepupuku kuat agama," imbuhnya.
Sepupu yang melakukan tindakan tak pantas itu, menurutnya memang sosok alim yang sering ke masjid dan sudah umrah.
"Bahkan pernah aku begadang malam agar dia tahu aku enggak tidur dan enggak sentuh aku, paginya tetap sama juga. Saat orang sedang masak dan aku sedang tidur, dia pegang-pegang aku," imbuhnya.
Peremuan tersebut sudah berkali-kali melapor kepada orangtuanya, namun tetap tak dipercaya.
Baca Juga: Tiket Kereta Api Hari Pertama dan Kedua Lebaran Masih Banyak, Yuk Dipesan
Curhatan perempuan tersebut tentu menapatkan berbagai respons dari warganet.
"Suka sebel banget sama orang tua yang enggak percaya sama anaknya, kaya lo tuh bisa enggak sih ngelindungin anak lo. Bisa-bisanya malah percaya sama yang bukan darah daging sendiri," komentar warganet.
"Kadang emang kudu acting jadi orgil stres cerita sambil nangis dulu baru percaya kalau pernah diapa-apain," imbuh warganet lain.
"I know it’s hard, but next langsung vocal aja teriak ya nder," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik