Suara.com - Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad menjalani salat Idul Fitri 2022 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (2/5/2022). Dirinya mengklaim banyak warga yang kecewa terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang tidak melaksanakan salat Ied di Masjid Istiqlal.
Fadel menganggap bahwa semestinya Jokowi bisa melangsungkan salat Idul Fitri di ibu kota terlebih dahulu.
"Banyak yang kecewa. Ini kan ibu kota, harusnya diutamakan dulu," kata Fadel.
Masjid Istiqlal yang notabene masjid terbesar di Asia Tenggara dinilai Fadel semestinya bisa diramaikan oleh pejabat-pejabat negara pada momentum lebaran. Apalagi lebaran pada tahun ini menjadi terasa spesial bagi warga karena sudah dua tahun tidak bisa menjalankan salat Id berjemaah akibat adanya pandemi Covid-19.
"(Memang) banyak pejabat. Tapi banyak menteri-menteri yang tak ada. tokoh-tokoh kurang. Wapresnya yang ada," ujarnya.
Selain Fadel, ada Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang menjalankan salat Id di Masjid Istiqlal. Ini kali pertama Ma'ruf melangsungkan salat Id bersama masyarakat setelah dua tahun harus melaksanakannya di rumah dinas.
Jokowi Tidak Gelar Halal Bihalal
Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan untuk merayakan Idulfitri 2022 di luar DKI Jakarta. Jokowi memilih untuk berlebaran di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hal tersebut disampaikan Jokowi usai meninjau lokasi sirkuit Formula E di Jakarta Utara, Senin (25/4/2022).
Baca Juga: Tingginya Antusiasme Warga untuk Salat Id, Saf Jemaah Sampai ke Halaman Masjid Istiqlal
"Saya mudik ke Solo tapi saya enggak ke Solo jadi saya ke Yogyakarta," kata Jokowi.
Jokowi mengaku belum mengetahui berapa lama ia akan menghabiskan waktu di Yogyakarta. Kendati demikian ia berencana bakal menjalankan salat Ied di sana.
"insyaAllah iya (salat Id di sana)," ucapnya.
Meski begitu, Jokowi masih belum mau untuk menggelar halal bihalal terutama yang secara terbuka mengundang masyarakat luas.
Hal tersebut sesuai dengan imbauan bagi para pejabat untuk menghindari menggelar open house dengan jumlah tamu yang banyak.
"Ndak. Seperti yang sudah saya sampaikan, halal bihalal terutama yang menyangkut kerumunan orang banyak, pemerintah ajak sebaiknya tidak. utamanya untuk para pejabat."
Berita Terkait
-
Mantan Ketua PWNU Jawa Tengah Jadi Khatib di Balai Kota Semarang: Idul Fitri Ekspresi Toleransi
-
Cerita Warga Jauh-jauh Dari Tangerang Demi Salat Ied Bareng Anies Di JIS
-
Temani Jokowi dan Iriana, Kaesang Ikut Salat Id di Gedung Agung Jogja
-
Salat Ied Di JIS, Anies: Sebuah Janji Telah Tertunaikan
-
Potret Toleransi Kerukunan Warga Ambon, Pemuda Gereja Bagi-bagi Koran Gratis Untuk Alas Jemaah Salat Ied
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks