Suara.com - Selama pandemi covid-19, setidaknya dalam dua tahun terakhir ini perayaan Waisak di Borobudur ditiadakan. Nah, bagaimana dengan tahun 2022 ini?
Pasalnya, kasus covid-19 sudah turun cukup signifikan dan pemerintah pun memberikan kelonggaran dalam berbagai hal. Apakah perayaan Waisak di Borobudur kembali digelar? Lalu adakah festival lampion atau pelepasan lampion seperti tradisi Waisak sebelum pandemi?
Perayaan Waisak 2022 akan dipusatkan di Candi Borobudur dan digelar secara daring dan luring. Hari Raya Trisuci Waisak ini memperingati tiga peristiwa penting, yaitu kelahiran Pangeran Siddharta, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha, serta Buddha Gautama parinibbana (wafat).
Tema Perayaan Waisak 2022
Ketua Umum DPP Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi) Dra S Hartati Murdaya menjelaskan, bahwa tema Waisak Nasional pada tahun 2022 ini adalah jalan kebijaksanaan menuju kebahagiaan sejati. Sementara itu, sub-temanya adalah mengajak umat untuk mengaktualisasikan ajaran luhur Sang Buddha dalam kehidupan sehari-hari, menuju pencerahan sempurna tanpa batas.
Perayaan Waisak di Borobudur sekaligus bertujuan menggaungkan Candi Borobudur sebagai tempat ibadah agama Buddha Indonesia dan dunia pasca ditandatanganinya nota kesepakatan antara 4 Menteri dan 2 Gubernur pada 11 Februari 2022 lalu.
Rangkaian Acara Perayaan Waisak di Borobudur
Koordinator Humas Waisak Nasional 2566 BE Tahun 2022, Eric Fernando menjelaskan bahwa rangkaian acara Waisak Nasional Tahun 2022 ini dimulai sejak 14 Mei hingga puncaknya pada 16 Mei 2022.
Adapun rangkaian kegiatannya di antaranya adalah pembagian sembako dan pengambilan api alam dari Mrapen, Kabupaten Grobogan pada tanggal 14 Mei 2022. Lalu pengambilan air berkah dari umbul jumprit di Kabupaten Temanggung pada tanggal 15 Mei 2022, prosesi ritual detik-detik Waisak pukul 11:13:46 WIB pada tanggal 16 Mei 2022.
Baca Juga: Cara Umat Buddha Merayakan Waisak di Beberapa Negara Selain Indonesia
Peringatan Waisak ditutup dengan Dharmasanti Waisak pada tanggal 16 Mei malam harinya. Di mana pada malam itu, ada juga pelepasan lampion yang ramah lingkungan.
Panitia memastikan akan terus menerapkan protokol kesehatan ketat dan senantiasa mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta berkoordinasi dengan instansi terkait demi menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Sebagai tambahan informasi, kegiatan ritual detik-detik Waisak dan Dharmasanti Waisak di Candi Borobudur akan dilaksanakan secara hybrid (offline dan online). Panitia juga akan menyiapkan multimedia supaya kegiatan tersebut dapat disaksikan di seluruh dunia secara virtual. Untuk informasi lebih lanjut terkait media, dapat menghubungi Eric Fernardo melalui nomor 081289990096.
PLT Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama Nyoman Suriadarma mengapresiasi perayaan Hari Raya Waisak 2022 yang akan dipusatkan di Candi Borobudur. Pihaknya juga berharap bahwa perayaan itu bisa menjadi momentum untuk pemerintah menyapa umat Buddha di Indonesia.
Terjawab bahwa akan ada festival lampion atau pelepasan lampion dalam perayaan Waisak di Borobudur. Bahkan tiket acara ini pun sudah dijual di e-commerce.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata
-
Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public
-
Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol
-
Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia
-
Sunscreen Labore untuk Umur Berapa? Cek Anjuran Pemakaian Resminya
-
Kurikulum: Mengapa Pendidikan Sering Gagal Menyentuh Realitas Lokal
-
Proyek LNG Abadi Blok Masela Resmi Prioritaskan Pasar Domestik, Ini Strategi Pemerintah