Suara.com - Kondisi lalu lintas arus balik lebaran dari Pelabuhan Merak menuju arah Jakarta di Gerbang Tol Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (7/5/2022) malam terpantau masih ramai lancar.
Pada ruas jalan yang didominasi kendaraan pribadi dan bus penumpang menuju DKI Jakarta terlihat ramai namun terkendali.
Begitu juga situasi di empat pintu Gerbang Tol Cikupa yang dioperasikan untuk pembayaran tersebut terlihat sibuk karena sejumlah pengemudi melakukan pembayaran tol.
Sementara itu, di empat pintu arah sebaliknya yang menuju Pelabuhan Merak terpantau masih landai.
Meskipun terbilang lancar, Kepala Satuan Patroli Jalan Raya atau Kasat PJR Tol Tangerang-Merak Kompol Wiratno mengatakan volume kendaraan di Tol Tangerang-Merak saat ini mengalami peningkatan tetapi masih normal.
"Dari pukul 07.00 pagi sampai 17.00 sore ini telah melintas di GT Cikupa arah Jakarta sebanyak 22.937 kendaraan," kata Wiratno.
Ia menyebutkan pada H+4 Lebaran ada sekitar 22 ribu kendaraan yang melintas di Tol Tangerang-Merak dari pagi hari hingga sore hari. "Untuk prediksi arus balik sampai besok malam (Minggu malam)," ujarnya.
Ia mengimbau para pengendara atau pemudik agar selalu berhati-hati selama dalam perjalanan dan selalu mengecek kondisi fisik pribadi dan kendaraan yang digunakan.
"Jika lelah jangan dipaksakan, beristirahatlah di rest area yang telah disediakan oleh tim kami," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Urai Macet Jalur Medan-Berastagi, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di Pancurbatu
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026