Cuitan ini mendapat respons puluhan ribu pengguna twitter. Hal yang lebih mengenaskan, ternyata banyak dari mereka yang memperlihatkan tangkapan layar soal keterlambatan membayar PayLater.
"Baru kejadian hari ini telat bayar spaylater sehari ada denda 5 persen. Nyesel," komentar warganet.
Warganet tersebut menunjukkan hutang PayLater yang harus dibayar sebesar Rp 2.348.051. Gara-gara lewat jatuh tempoo, dia dikenai biaya ketermabatan sebesar Rp 117.404. Alhasil hutangnya kini bertambah jadi Rp 2.465.455.
"Sama woyy, apakahh zodiak aries selalu begini (emot nangis)," komen warganet menanggapi denda warganet lain. Dia dikenai denda hingga Rp224.372. Total hutang PayLater yang harus dibayar menjadi Rp 2.687.447.
Namun, ada pula warganet yang menemukan keuntungan dari Paylater. Ada berbagai promo yang membuat dia bisa membeli barang dengan harga lebih murah.
"sebenernya kalo bisa ngelolanya gaakan nyesel mba, kadang ada beberapa promo cashback yg cuma dapet kalo pake paylater. kan lumayan bgt cashback 300rb - 500rb, bisa dipake buat potongan belanja selanjutnya. jadi yang penting dibayar aja," tulis warganet.
"Bener deh, sebenarnya not that bad, bahkan sering bantu buatku, karena aku tau batasan diri sendiri. Mungkin yang lain gakuat sama nafsu sendiri jadi bablass," cuit warganet lain.
Kontributor : Lukman Hakim
Baca Juga: Cara Menonaktifkan Shopee PayLater dan Risiko yang Harus Ditanggung, Pertimbangkan Baik-baik!
Berita Terkait
-
Cara Menonaktifkan Shopee PayLater dan Risiko yang Harus Ditanggung, Pertimbangkan Baik-baik!
-
Pro Kontra PayLater Jadi Trending Topic: Bantu Kredit Barang, Tapi Cicilan Mengancam
-
Ramai Tuai Pro Kontra di Medsos, Bagaimana Cara Kerja PayLater dan Jenisnya?
-
Trending Topic! 9 Curhat Warganet Pamer Tagihan Paylater, Bikin Ngelus Dada
-
Suka Pakai Paylater? Ketahui 4 Hal Ini sebelum Menyesal!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT