Suara.com - Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengumumkan bahwa evakuasi warga sipil dari Mariupol dilanjutkan pada Jumat (06/05). Sementara itu, Uni Eropa mengusulkan embargo minyak Rusia.
Austria peringatkan Jerman terkait embargo gas Rusia Setelah Komisi Uni Eropa mengusulkan embargo minyak Rusia, Menteri Ekonomi Austria Margarete Schramböck memperingatkan Jerman agar tidak mempertimbangkan rencana embargo gas Rusia.
"Kita tidak boleh mengirim sinyal ke arah embargo gas jika kita tahu tidak akan bisa menahannya - dan baik kita maupun Jerman tidak akan bisa bertahan (tanpa gas Rusia),” kata Schramböck kepada surat kabar Funke, edisi Jumat (06/05).
Schramböck menekankan bahwa Austria berusaha menjadi independen dari pasokan gas Rusia, walaupun tingkat ketergantungan saat ini mencapai 80 persen.
Bantuan miliaran dolar untuk Ukraina Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut jika peserta konferensi donor tingkat tinggi di Warsawa pada Kamis (05/05) menjanjikan $6,5 miliar (Rp94 triliun) bantuan untuk Ukraina.
"Dan ini bagus. Tapi ini hanya sebagian dari apa yang benar-benar dibutuhkan untuk memulihkan kehidupan normal di seluruh wilayah di mana Rusia telah membawa perang,” kata Zelenskyy.
Zelenskyy mengatakan Ukraina butuh hingga $7 miliar (Rp101 triliun) per bulan untuk menutupi defisit anggaran negara.
"Secara total telah dihitung bahwa sudah lebih dari $600 miliar diperlukan untuk membangun kembali apa yang dihancurkan tentara Rusia,” ujarnya.
Pasukan Rusia menyerbu Azovstal Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan evakuasi warga sipil dari kota pelabuhan Mariupol yang terkepung berlanjut pada Kamis (05/05).
Baca Juga: Rusia Dituding Segera Serang Mariupol, Zelensky Minta PBB Selamatkan Sipil
"Lebih dari 150 orang dari Azovstal dan lebih dari 300 orang dari Mariupol dan sekitarnya yang dievakuasi melalui koridor kemanusiaan pada pekan ini sudah menerima semua bantuan yang mereka butuhkan,” katanya.
Zelenskyy juga menyebut pasukan Rusia masih menyerbu dan menembaki pabrik Azovstal, tempat warga sipil dan pasukan militer berlindung.
"Kami melakukan segalanya untuk menemukan solusi menyelamatkan militer kami,” tandasnya.
Azovstal adalah lokasi terakhir perlawanan pejuang Ukraina yang tersisa di kota Mariupol.
Evakuasi dari Mariupol
Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan proses evakuasi warga sipil dari kota pelabuhan Mariupol yang terkepung berlanjut pada Jumat (06/05) pukul 12.00 waktu setempat.
Vereshchuk membuat pengumuman di sebuah postingan media sosial, jika orang-orang akan berkumpul di pusat perbelanjaan "Port City”, sayangnya ia tidak memberikan rincian detail. rw/ha (AFP, AP, dpa, Reuters)
Berita Terkait
-
Lenovo Bawa Solusi AI End-to-End ke Indonesia, Siap Percepat Transformasi Digital Perusahaan
-
Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader
-
OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif
-
4 Rekomendasi Serum Retinal Lokal untuk Kerutan Dalam, Hasil Lebih Cepat dari Retinol
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu
-
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur
-
Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan
-
Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T
-
Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum