Suara.com - Jumlah pengunjung Tebet Eco Park di Jakarta Selatan membludak di masa libur lebaran 2022. Imbasnya, banyak parkir liar dibuat oleh warga untuk menambah kantong parkir bagi kendaraan pengunjung.
Pantauan Suara.com, di sekitaran Tebet Eco Park banyak parkir liar dibuat di trotoar dan depan rumah warga. Penjaganya bukan dari petugas Dinas Perhubungan, melainkan warga biasa.
Terlihat memang lalu lintas di sekitar Tebet Eco Park padat karena banyak pengunjung yang ingin mendatangi taman yang baru diresmikan Gubernur Anies Baswedan pada 23 April lalu itu. Kebanyakan tidak mendapatkan tempat parkir dan akhirnya menggunakan jasa parkir liar.
Diketahui, ada dua kantong parkir resmi untuk pengunjung Tebet Eco Park, yakni di SD Muhammadiyah untuk kendaraan roda dua dan SMPN 73 bagi motor dan mobil. Kedua tempat ini selalu penuh dengan kendaraan yang parkir.
Salah seorang tukang parkir liar, Indra mengatakan banyak warga yang berprofesi sepertinya untuk membantu kegiatan parkir liar di tempat ini. Di bagian jalan Tebet Barat Raya saja sudah empat orang yang berjaga.
"Ini saya berempat bagi-bagi di Tebet Barat. Sudah dari awal pas lebaran itu ramai banget pengunjungnya dari pagi sampai sore," ujar Indra saat ditemui di lokasi, Minggu (8/5/2022).
Indra mengklaim dirinya dan para tukang parkir liar lainnya sudah mendapatkan dukungan dari petugas Dishub setempat.
"Dishub malah acungi jempol. Katanya untuk kegiatan sosial seperti ini sangat terbantu," jelasnya.
Namun, ia diberikan syarat agar parkiran di trotoar tidak sampai memakan badan jalan. Dikhawatirkan jika nantinya dilanggar parkir liar malah akan membuat kemacetan.
Baca Juga: Permandian Air Laut Kali Biru Kota Kendari Ramai Dikunjungi Selama Libur Lebaran
"Yang penting ini nih, garisnya. Jangan sampai kelewatan. Kalo lewat dikit siap-siap aja diderek," tuturnya.
Untuk menambah kantong parkir, selain menggunakan trotoar, ada juga rumah warga atau perkantoran dengan halaman luas yang digunakan.
"Kita yang pasti izin dulu. Kalau ke dalam rumah itu beda lagi urusannya, biar yang punya rumah yang urus," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat