Suara.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyampaikan, jika partainya tak punya kendala dan beban untuk bekerja sama dengan partai manapun, apalagi dengan Partai Golkar khususnya untuk Pilpres 2024. Terlebih Golkar memiliki rekam jejak juga pernah bersama dengan Demokrat dalam pemerintahan.
Pernyataan Kamhar itu menanggapi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Rumah Dinas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Komplek Widya Chandra 3, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/5/2022). Kunjungan yang dilakukan AHY tersebut dalam rangka silaturami kepada Airlangga.
"Partai Demokrat tak punya kendala dan beban untuk bekerjasama dengan partai manapun, apalagi dengan Partai Golkar yang telah memiliki rekam jejak kerjasama yang baik dengan Partai Demokrat," kata Kamhar saat dihubungi, Selasa (10/5/2022).
Menurutnya, baik Golkar dan AHY, memiliki platform yang sama menempatkan kepentingan rakyat sebagai yang utama dan diutamakan.
"Hubungan antara Mas Ketum AHY dan Pak Airlangga Hartarto juga baik, termasuk hubungan Mba Annisa Yudhoyono dan Bu Yanti Airlangga juga sangat baik, keduanya aktif pada kegiatan seni dan budaya," tuturnya.
Sementara itu, Kamhar mengungkapkan, Golkar-Demokrat memiliki rekam jejak hubungan kerjasama yang baik. Dua periode pemerintahan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Partai Golkar selalu menjadi bagian dari koalisi pemerintah.
"Komunikasi politik dan hubungan kerjasama ini senantiasa terjalin dan terjaga, sekalipun pada dua periode pemerintahan Pak Jokowi ini Partai Golkar dan Partai Demokrat mengambil posisi berdiri yang berbeda, Partai Golkar menjadi koalisi pemerintah dan Partai Demokrat konsisten sebagai oposisi," tuturnya.
Lebih lanjut, Kamhar juga menyatakan, jalinan kerjasama yang terjaga ini, juga terpotret pada Pilkada serentak 2020 yang lalu, Partai Golkar menempati urutan teratas jumlah koalisinya dengan Partai Demokrat dalam mengusung pasangan calon pada Pilkada.
"Pada beberapa kasus Pilkada, koalisi Partai Demokrat dan Partai Golkar terbentuk di menit-menit terakhir yang kemudian bisa meloloskan pasangan calon sebagai kontestan yang sebelumnya terancam gagal akibat manuver politik paslon dari parpol lain. Ini terjadi karena komunikasi politik yang intens, terbangun baik dan terjaga antara kedua partai ini," katanya.
Untuk diketahui, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengunjungi Rumah Dinas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di Komplek Widya Chandra 3, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/5/2022). Kunjungan yang dilakukan AHY tersebut dalam rangka silaturahmi kepada Airlangga.
Kedatangan AHY ke rumah orang nomor satu Golkar tersebut didampingi sang istri, Annisa Pohan. Mereka tiba di kediaman Airlangga pada jam 11.00 WIB. Dalam kesempatan itu, keduanya langsung menyampaikan ucapan Hari Raya Idul Fitri secara langsung kepada Airlangga.
AHY mengemukakan, silaturahmi yang dilakukan antarpemimpin itu bersifat humanis dan kekeluargaan. Menurutnya, pertemuan tersebut baik demi bangsa dan negara.
"Jadi, tidak harus setiap pertemuan pemimpin politik nasional dilakukan hanya untuk tujuan politik," kata AHY.
Sementara itu, Airlangga sendiri disebut AHY, mengakui kalau komunikasinya dengannya setiap saat memang berjalan dengan baik, tidak ada hambatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional