Suara.com - Protes warga kepada pemerintah memang bisa dilakukan dengan metode apa saja.
Seperti yang dilakukan oleh warga di jalan raya Tayu-Puncel, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @terangmedia, sekumpulan warga ada di jalan untuk lakukan protes karena jalan tak kunjung diperbaiki.
Jalanan tersebut berlubang hingga saat hujan air akan menggenang.
Para warga yang kesal akhinya menanami jalan berlubang dengan pohon pisang sebagai sindiran.
"Sekelompok warga melakukan aksi protes karena jalan yang rusak dan berlubang dengan menanam pohon pisang di jalan raya Tayu-Puncel, Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah," tulis akun Instagram @terangmedia.
Selain itu, salah seorang warga duduk di samping kubangan air jalan berlubang.
Ia terduduk membawa panciangan soal sedang mancing di kubangan air.
Aksi tersebut dilakukan pada Selasa (10/5/2022).
Baca Juga: Mirip Atta Halilintar, Wajah Driver Ojol Sedang Pesan Makanan Ini Bikin Pengunjung Salfok
Video protes warga itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Masa Pemda nunggu ada crazy rich bangun jalan lagi sih," komentar warganet.
"Uangnya kemana kok enggak buat bikin jalan? Kan udah dipake beri hordeng ya," imbuh warganet lain.
"Baru aja lewat Pantura Pati kearah Rembang, jalannya pecah-pecah dalem, kalau kecepatan tinggi sangat beresiko," timpal lainnya.
"@ganjar_pranowo piye iki," tulis warganet di kolom komentar.
Saat berita ini dibuat, video protes warga tersebut telah disaksikan ribuan kali dan bisa ditonton di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Adik Kandung Presiden Irlandia Ikut Ditangkap Tentara Israel di Global Sumud Flotilla
-
Dari Tong Sampah ke Turbin Listrik, Jakarta Harus Belajar Kelola Limbah dari Kopenhagen
-
Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Bakal Ramaikan Kota Bandung
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Iran Siap Tarik Biaya Layanan Kapal
-
WNI Disandera di Mediterania, PB SEMMI Desak Presiden Prabowo Hubungi Langsung Netanyahu
-
Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua
-
10 Menteri Luar Negeri Dunia Kecam Serangan Israel Flotilla Gaza: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Dorrr! Penembakan Terjadi di Islamic Center San Diego Amerika, Ada Korban WNI?
-
WNI Ditangkap Tentara Israel di Mediterania, KSP Dudung Minta Kemlu Tempuh Jalur Diplomasi
-
RI Gunakan Saluran Komunikasi, Desak Israel Bebaskan 2 Jurnalis dan 9 Aktivis Indonesia