Suara.com - Berikut ini jadwal street race seri ketiga di lingkungan Polda Metro Jaya. Street race seri ketiga akan diadakan di Meikarta, Bekasi, Jawa Barat.
Jadwal street race seri ketiga ini dilakukan sekitar bulan Juni 2022. Hal itu dipastikan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya.
Polda Metro Jaya kembali menjadwalkan event street race untuk ketiga kalinya setelah gelaran tersebut dinilai ampuh menekan angka balap liar di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Sebelumnya Ditlantas Polda Metro Jaya untuk pertama kalinya di Ancol pada 16 Januari 2022, khusus kategori motor di Ancol, Jakarta Utara, dengan peserta sebanyak 350 orang.
Event kedua digelar di sirkuit Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan pada 22-24 April 2022 dengan peserta sebanyak 657 peserta yang terbagi dalam kategori roda dua dan roda empat.
"Street race Meikarta akan dilaksanakan Juni, waktunya setelah Formula E," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi, Rabu.
Salah satu sasaran survei tersebut adalah memeriksa apakah kondisi trek memadai untuk balap roda empat, namun jika tak memungkinkan event di Meikarta hanya akan menggelar balap roda dua.
Sambodo menambahkan tim Ditlantas Polda Metro Jaya hari ini akan menggelar survei untuk memastikan kesiapan lokasi gelaran balap jalanan tersebut.
"Saya dan tim akan melaksanakan survei ulang, tinjau ulang dan akan pastikan event seperti apa," tambahnya.
Baca Juga: Bocah di Bekasi Diduga Terdeteksi Hepatitis Misterius Sudah Dirujuk ke RSCM
Lebih lanjut Sambodo juga mengungkapkan gelaran street race Meikarta akan lebih berwarna dari event sebelumnya, karena street race Meikarta akan menghadirkan festival musik.
"Kondisi Meikarta baik, kami akan buat gebyar lebih besar dan digabungkan dengan festival seni dan musik dan sebagainya," ujar Sambodo. (Antara)
Berita Terkait
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Kronologi Pemerasan Sahroni: Didatangi di DPR, Diminta Rp 300 Juta, Dijebak hingga Ditangkap!
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara
-
Polda Metro Tegaskan WFH Tak Berlaku, Pelayanan Polisi Tetap Berjalan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!
-
Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami