Suara.com - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali membuka gerai layanan Vaksinasi Covid-19 massal di Provinsi Bali demi mencapai kekebalan komunitas dan membangkitkan ekonomi masyarakat Bali.
Kepala BIN Daerah Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo mengatakan, meski status Covid-19 di Bali tergolong baik, percepatan vaksinasi harus tetap digencarkan, begitu pula dengan pembudayaan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kewaspadaan tetap harus ada, termasuk upaya melengkapi vaksinasi hingga dosis booster dan pembudayaan protokol kesehatan," kata Hadi, Kamis (11/5/2022).
Dia juga menyebut akselerasi vaksinasi di Bali juga ditujukan untuk mempersiapkan Indonesia sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
"Bali merupakan wajah Indonesia, mitigasi harus kita kedepankan sekaligus sebagai persiapan perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada November mendatang,” ucapnya.
Lebih lanjut Hadi menuturkan kegiatan vaksinasi digelar secara massal di tujuh lokasi yakni DPRD Wantilan Denpasar, Badung, Bangli, Buleleng, Jembrana, Karangasem, dan Tabanan.
“Masyarakat proaktif mendatangi tempat-tempat pelayanan vaksinasi yang didirikan. Hal ini sebagai upaya pemulihan sektor ekonomi pariwisata,” katanya.
Data Kementerian Kesehatan per Kamis (12/5/2022) menunjukkan, capaian vaksinasi di Bali tergolong luar biasa, dua dosis pertama sampai melebihi target.
Dosis pertama mencapai 116,39 persen dari target 3.405.130 warga, dosis kedua mencapai 106,74 persen, dan dosis ketiga atau booster mencapai 55,57 persen.
Baca Juga: PPKM Berlanjut, Binda Babel Teruskan Program Vaksinasi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok