Suara.com - Indonesia punya beragam budaya, suku, agama, dan kepercayaan. Tapi tak semua agama diakui secara resmi oleh pemerintah loh. Berikut deretan agama yang diakui di Indonesia.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indoensia (KBBI), kata “agama” artinya adalah ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia serta lingkungannya.
Sementara agama secara bahasa berarti sesuatu yang tetap atau tetap ditempat. Oleh karena itu definisi ini wajar jika agama memiliki sifat yang turun temurun.
Semboyan negara Indonesia adalah Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda namun tetap satu jua. Perbedaan disini adalah meliputi perbedaaan suku, agama dan ras.
Indonesia memiliki identitas agama yang berbeda-beda, namun hanya ada enam agama saja yang diakui Indonesia, antara lain :
1. Islam
Islam adalah agama mayoritas terbanyak pertama di Indonesia. Tempat peribadatannya di masjid dengan kitab sucinya adalah AL-Qur’an.
Saat ini ada lebih dari 207 juta muslim yang tercatat di Indonesia dan penyebarannya hingga seluruh pelosok Indonesia.
2. Protestan
Baca Juga: Adem Banget, King Faaz Ungkap Ajaran Agama Islam yang Selalu Jadi Pegangannya
Protestan adalah agama terbanyak kedua yang banyak di anut di Indonesia. Tempat peribadatannya di Gereja dengan kitab sucinya adalah Injil.
Agama Kristen Protestan merupakan agama denominasi dalam agama Kristen yang muncul setelah protes Marthin Luther pada 1517.
3. Katolik
Kitab suci agama Katolik adalah Al-kitab dan tempat peribadatannya yaitu di gereja. Jumlah penduduk Indonesia yang memeluk agama Katolik sebanyak 2,9 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.
Agama Katolik di Indonesia berawal dari kedatangan bangsa Portugis ke kepulauan Maluku, dan orang Maluku adalah yang pertama menjadi Katolik di Indonesia.
4. Hindu
Berita Terkait
-
Adem Banget, King Faaz Ungkap Ajaran Agama Islam yang Selalu Jadi Pegangannya
-
Siti Maftuhah dan Nurkhalis Daftar Haji Gunakan Uang Receh Hasil Dagang Siomai
-
Kapan Saifuddin Ibrahim Diadili di Kasus Penistaan Agama? Begini Kata Polisi
-
Update Kasus Penistaan Agama Pendeta Saifuddin Ibrahim, Apakah Sudah Ditangkap Polisi?
-
Tokoh Katolik Hong Kong Kardinal Joseph Zen Ditangkap, Terindikasi Melanggar Keamanan Nasional
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan