Suara.com - Prof dr Ova Emilia, MMed, Ed, SpOG (K), Phd terpilih menjadi Rektor ke-17 Universitas Gadja Mada (UGM). Diketahui Ova menjadi wanita kedua yang menjabat sebagai rektor dalam sejarah UGM.
Ova Emilia terpilih dalam Pemilihan dan Penetapan Rektor oleh Majelis Wali Amanat (MWA) UGM yang digelar di Balai Senat UGM pada Jumat (20/5/2022) kemarin. Ia berhasil mengalahkan dua kandidat lainnya yakni Prof Bambang Agus Kironoto dan prof Deendarlianto.
Jabatan Ova Emilia sebagai Rektor UGM ini berlaku dalam periode 2022-2027.
"Calon rektor terpilih adalah Prof Ova Emilia," terang Ketua MWA UGM, Prof Pratikno seperti dikutip dari laman ugm.ac.id. Siapa sebenarnya Ova Emilia? Simak langsung profil Ova Emilia, rektor wanita kedua UGM berikut ini.
Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan
Prof Ova Emilia merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM. Ia juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM sejak 2016.
Ova Emilia menamatkan pendidikan sarjana di UGM pada tahun 1987 kemudian melanjutkan studi S2 di University of Dundee, Skotlandia pada tahun 1990. Ia lalu menempuh pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di UGM pada 1996-2000 kemudian S3 Clinical Teaching di University of New South Wales Wales dan pendidikan dokter subspesialis di UGM pada 2009.
Sosok Wanita Kedua Yang Jabat Rektor Dalam Sejarah UGM
Selain jadi Dekan, Ova Emilia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia sejak tahun 2018. Ia pun pernah menerima penghargaan di antaranya First Prize For Young Gynecologist Award tahun 1998 dan SIDA Award tahun 2006.
Perempuan kelahiran Yogyakarta, 19 Februari 1964 ini punya berbagai pengalaman menulis buku dan jurnal internasional serta pengalaman membangun inovasi, advokasi dan kebijakan. Sebagai contoh pada 2012-2020, Ova membentuk kurikulum bagi dokter untuk pelayanan KB yang menjadi model pelatihan yang diangkat secara nasional dan diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia.
Sementara itu Ova Emilia menjadi orang ketiga dari Fakultas Kedokteran yang menjabat sebagai Rektor UGM. Diketahui dua Rektor UGM lainnya yang berasal dari Fakultas Kedokteran adalah Prof Dr M Sardjito (1949-1961) yang menjadi Rektor UGM pertama dan Prof Dr Teuku Jacob, MS, DS (1981-1986).
Baca Juga: Profil Terbaru Ova Emilia, Rektor Baru UGM Periode 2022-2027
Dalam sejarah UGM, baru dua kali rektor dijabat oleh seorang wanita. Rektor wanita pertama UGM adalah Prof Ir Dwikora Karnawati, MSc, PhD (2014-2017) yang berasal dari Fakultas Teknik.
Strategi Sebagai Rektor Baru UGM
Ova Emilia mengatakan bahwa strateginya sebagai rektor UGM ke depan yakni memperkuat pendidikan transdisiplin yang mendorong kewirausahaan sosial, kemandirian dan keberagaman. Sebagai rektor baru UGM, Ova Emilia juga berniat untuk memperkuat atmosfer kampus yang sehat, ramah lingkungan, berbudaya dan bertanggung jawab secara sosial.
Rektor baru UGM ini menambahkan strategi yang disiapkan juga mencakup penguatan pengabdian komperehensif dan berkesinambungan untuk penyelesaian permasalahan wilayah. Ova Emilia menegaskan strategi ini akan melibatkan sivitas akademia dan alumni.
Itulah profil Ova Emilia yang merupaka rektor baru terpilih UGM. Nah calon mahasiswa UGM, apa kalian sudah mengenal Ova Emilia?
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Profil Terbaru Ova Emilia, Rektor Baru UGM Periode 2022-2027
-
Terpilih Sebagai Rektor UGM Periode 2022-2027, Ova: Enggak Kebayang
-
Guru Besar FKKMK Jadi Rektor Terpilih UGM, Bakal Fokus Upayakan Pemerataan Distribusi Dokter
-
Ova Emilia Jadi Rektor UGM Terpilih 2022-2027, Nadiem Makarim: Bangga Punya Rektor Perempuan
-
Jadi Rektor Perempuan Kedua di UGM, Ova Emilia Bakal Resmi Dilantik Pekan Depan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas
-
Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik
-
DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat