Suara.com - Riau masuk transisi musim hujan ke kering. Hingga terjadi kemunculan angin kencang dan petir.
Hal itu dikatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru.
Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah di Riau di akhir Mei 2022 disebabkan oleh musim transisi dari musim hujan ke musim kemarau.
"Seperti yang terjadi di Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir ini. Angin kencang melanda Kota Pekanbaru yang menyebabkan sejumlah pohon, dan tiang reklame serta gapura tumbang. Bahkan ada beberapa yang sempat menimpa rumah warga," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Ramlan, kepada wartawan di Pekanbaru, Senin.
Namun, katanya, hanya sebagian kecil musim kemarau di Rokan Hulu bagian barat, Kampar bagian utara dan Rohil bagian utara yang sudah terjadi pada dasarian III Mei 2022.
"Saat musim transisi masih terjadi hujan disertai petir dan angin kencang yang disebabkan oleh pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) pada sore dan malam hari," katanya.
Ia memprediksi, dalam seminggu ke depan hingga awal Juni 2022, pun masih berpotensi hujan yang disertai angin kencang dan petir, umumnya terjadi pada malam hari dan dini hari. (Antara)
Berita Terkait
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Hujan Tidak Mengganggu Kerjamu, Hujan Justru Mengajakmu untuk Berhenti Sejenak
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Payung Biru di Ujung Musim Hujan
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam