News / Nasional
Minggu, 12 Juli 2026 | 06:46 WIB
Ilustrasi. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BMKG memprediksi mayoritas kota besar di Indonesia berawan hingga berawan tebal pada Minggu, 12 Juli 2026 mendatang.
  • Beberapa wilayah diprakirakan mengalami hujan ringan serta penurunan visibilitas akibat kabut, udara kabur, hingga fenomena asap.
  • Bibit siklon tropis 97W di Samudra Pasifik memicu potensi hujan lebat di wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan.

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa mayoritas kota besar di Indonesia berpotensi mengalami kondisi langit berawan hingga berawan tebal pada Minggu (12/7/2026).

Prakirawan BMKG, Bintari, menjelaskan bahwa hamparan awan tebal tersebut diprediksi menyelimuti sejumlah wilayah mulai dari barat hingga timur Indonesia, termasuk area Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, DKI Jakarta, Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Pulau Kalimantan, tepatnya di Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda.

Pemetaan Wilayah Cerah Berawan dan Hujan Ringan

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, langit berawan berpotensi mendominasi wilayah Mataram, Kupang, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, serta Merauke.

Sementara itu, cuaca yang cenderung lebih cerah dengan sedikit awan diprakirakan menghiasi langit Semarang, Denpasar, Makassar, dan Manado.

Di sisi lain, intensitas hujan ringan berpeluang turun di kawasan Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, dan Ambon. BMKG juga mencatat adanya potensi penurunan visibilitas akibat udara kabur, kabut, atau fenomena asap yang berpeluang menyambangi wilayah Padang, Bengkulu, Bandar Lampung, Banjarmasin, Kendari, dan Nabire.

Waspada Hujan Lebat Akibat Induksi Bibit Siklon 97W

Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi yang berada di Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, karena wilayah-wilayah tersebut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Menurut analisis BMKG, dinamika cuaca hari ini sangat dipengaruhi oleh kemunculan bibit siklon tropis 97W yang terdeteksi di Samudra Pasifik, tepatnya di sebelah timur laut Papua. Sistem tekanan rendah ini memiliki pusat tekanan minimum sebesar 1.006 hektopaskal dengan hembusan angin tertinggi mencapai 15 knot yang bergerak ke arah barat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Siap-siap Hujan di Wilayah Selatan dan Timur

Walaupun probabilitas bibit siklon ini untuk meningkat menjadi siklon tropis masih tergolong rendah dalam dua hingga tiga hari ke depan, pergerakannya memicu terbentuknya area konvergensi (pertemuan angin) dan konfluensi di perairan nusantara.

Fenomena ini merangsang pertumbuhan awan hujan secara masif di sekitar jalur perlambatan angin tersebut. Oleh karena itu, BMKG meminta masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca guna mengantisipasi perubahan iklim yang mendadak.

Load More