Suara.com - Ombak besar dan banjir rob yang menerjang pesisir Tuban, Jawa Timur menimbulkan kerugian bagi warga yang berada di kawasan tersebut.
Salah satunya dialami peternak ayam aduan, Wahyu (30). Dia mengemukakan, kandang ayam miliknya tersebot roboh diterjang bencana alam tersebut.
Warga Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban tersebut mengalami kerugian Rp10 juta.
"Untung saya berhasil menyelamatkan semua ayam sebelum kandang roboh," ujar Wahyu kepada BlokTuban.com-jaringan Suara.com pada Rabu (25/5/2022).
Ia mengemukakan, ayam bangkok miliknya sejumlah 15 ekor berhasil diselamatkan. Meski begitu, kerugian materiil yang dideritanya ditaksir mencapai Rp10 juta.
Saat ini, ia menyatakan belum bisa memperbaiki kandang ayamnya karena air laut yang masih pasang.
"Kemarin sempat ada pemerintah desa kesini untuk memfoto lokasi tetapi sampai saat ini belum ada bantuan atau perhatian khusus bagi korban ombak besar ini," katanya.
Untuk diketahui, Tim Pusat data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdatin BPBD) Kabupaten Tuban merilis data akibat dampak banjir rob di Kabupaten Tuban. Dilaporkan dampak banjir terdapat 6 desa dan 172 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Tuban.
"Tim Pusdatin BPBD Kabupaten Tuban melaksanakan pendataan dengan berkoordinasi ke masing masing Kecamatan yang terdampak," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji melalui rilis resmi, Rabu (25/5/2022).
Baca Juga: Pakar Sebut Tanggul Jebol hingga Timbulkan Banjir Rob di Semarang Karena Minim Perawatan
Berikut laporan rinci jumlah terdampak banjir rob versi BPBD Kabupaten Tuban:
Kecamatan Tuban Kota
- Jalan Sumur Srumbung Kelurahan Kutorejo: 1 KK
- Kelurahan Karangsari: 26 KK
Kecamatan Jenu
- Dusun Jembel Desa Sugihwaras: 25 KK
- Dusun Maduran Desa Beji: 20 KK
Kecamatan Tambakboyo
- Desa Gadon: 80 KK
Kecamatan Bancar
- Desa Margosuko: 20 KK
Jumlah total ada 172 KK yang terdampak banjir rob sepanjang pantai Kabupaten Tuban.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati