Terjadi penembakan massal di gedung kedokteran Tulsa, Oklahoma, di kampus rumah sakit pada hari Rabu (1/6/2022) waktu setempat. Dilaporkan sebanyak lima orang tewas, termasuk pelaku penembakan itu sendiri.
Tidak hanya menimbulkan korban jiwa, insiden ini juga menyebabkan beberapa orang terluka. Penembakan massal ini terjadi kurang dua pekan dari penembakan brutal di SD Texas, yang turut menewaskan belasan anak-anak.
Berikut 5 fakta penembakan yang terjadi di Rumah Sakit Oklahoma:
1. Pelaku Penembakan
Diketahui, pelaku penembakan pada insiden tersebut merupakan seorang pria yang membawa senjata berupa senapan dan pistol. Pria tersebut berusia sekitar 35-40 tahun.
Pelaku tersebut dikabarkan tewas di lokasi kejadian, akibat luka yang disebabkan oleh dirinya sendiri.
2. Lokasi Penembakan
Lokasi penembakan terjadi di lantai dua Gedung Natalie, tepatnya di kompleks rumah sakit. Lokasi tersebut berisikan kantor-kantor dokter termasuk pusat ortopedi.
Akibat serangan tersebut, empat orang tewas yang diyakini oleh kepolisian merupakan karyawan dan pasien di rumah sakit tersebut.
Baca Juga: Marak Insiden Penembakan di AS, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban
3. Presiden AS Tawarkan Dukungan Kepada Pejabat Negara
Kabarnya, Gedung Putih menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, telah mengetahui adanya insiden penembakan tersebut.
Lebih lanjut ia kemudian menawarkan dukungan kepada para pejabat negara bagian dan kota Tulsa. Kota tersebut memiliki jumlah penduduk sebanyak 411.000 jiwa dan terletak sekitar 160 kilometer di timur laut kota Oklahoma, ibu kota negara bagian Oklahoma.
4. Insiden Susulan dari Penembakan-penembakan Sebelumnya
Sebelum adanya penembakan Tulsa, terdapat penembakan massal lainnya yang terjadi di bulan Mei lalu. Insiden tersebut mengejutkan warga Amerika dan memicu kembali perdebatan terkait aturan kepemilikan senjata api.
Penembakan Tulsa sendiri menyusul penembakan massal yang terjadi di sebuah sekolah dasar di kota Uvalde, Texas. Penembakan tersebut membunuh sebanyak 19 murid dan dua guru di sekolah tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Marak Insiden Penembakan di AS, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI yang Jadi Korban
-
Viral Nakes Uyel-uyel Pipi Bayi Baru Lahir di RS, Aksinya Dibanjiri Kecaman
-
Viral Oknum Nakes Tempelkan Wajah Bermasker 'Kotor' ke Pipi Bayi, RS yang Diduga TKP Video Banjir Ulasan Buruk di Google
-
Pelaku Penembakan Massal Di Rumah Sakit Oklahoma Ikut Tewas, Total 5 Orang Meninggal
-
Lagi, Terjadi Penembakan di Sebuah Klinik, Tiga Warga Amerika Serikat Dinyatakan Tewas
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital