News / Nasional
Senin, 06 Juni 2022 | 06:06 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. [Istimewa]

Ia mencontohkan, ada beberapa daerah yang harga minyak gorengnya sudah mendekati HET.

"Sebagai contoh di Banten dan Jawa Tengah, harga minyak goreng curah sudah mendekat HET. Hal ini terjadi karena distribusi dari produsen ke distributor besar 1 atau D1 menuju D2, hingga pengecer berjalan lancar," paparnya.

Sementara di Jakarta, harga minyak goreng curah relatif lebih tinggi dari HET. Menurutnya hal ini terjadi karena rasio barang yang diterima hingga tingkat pengecer menurun drastis.

"Ini sekarang kita kejar, tetapi tetap ketersediaan minyak goreng kami dorong di lapangan,” ujarnya lagi.

Tak hanya itu, Menko Luhut juga bilang kasus lainnya terjadi di Jawa Barat. Dari sisi distribusi, data sebetulnya menunjukkan jumlah mencukupi. Namun di lapangan, harga minyak goreng curah masih relatif tinggi.

“Setelah kami turunkan tim di lapangan, kami menemukan bahwa terdapat indikasi praktik monopoli. Meski barang telah didistribusi hingga ke pengecer, perusahaan-perusahaan distributor 2 dimiliki oleh satu orang saja," Luhut menambahkan.

Dia menegaskan, dari sisi hulu bahwa pemerintah ingin memastikan kesejahteraan petani sawit. Sementara di sisi hilir pemerintah juga harus menjamin masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga wajar.

Load More