News / Nasional
Senin, 06 Juni 2022 | 14:13 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/luhut.pandjaitan)

Suara.com - Julukan 'Menteri Segala Urusan' kerap melekat pada sosok Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Terbaru, Luhut turut andil dalam perubahan harga tiket Candi Borobudur menjadi Rp 750 ribu.

Adapun julukan tersebut muncul lantaran sosok menteri yang kerap dipanggil 'opung' tersebut memiliki segudang tugas dan jabatan di berbagai program pemerintahan.

Bahkan baru-baru ini, ia mengumumkan perubahan harga tiket Borobudur menjadi Rp 750 ribu bagi wisatawan lokal yang ingin naik ke bangunan candi tersebut. 

Tak hanya itu, wacana tersebut juga disertai dengan pembatasan kuota turis yang ingin menikmati keindahan stupa candi bersejarah, yang dibangun oleh sosok Gunadharma ribuan tahun lalu itu.

Keikutsertaan Luhut dalam kebijakan terkait destinasi wisata Borobudur tersebut mendorong rasa ingin tahu publik terhadap tugas sosok Menko Marves. Pasalnya, tugas Menko tersebut erat terbatas dalam ranah kemaritiman dan investasi.

Ternyata, berikut adalah tugas resmi sosok Menko Marves. Simak penjelasan di bawah. 

Tugas Menko Marves

Pasal 4 Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 71 Tahun 2019 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi [dok. BPK RI]

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 Tahun 2019 tentang Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, salah satu tugas Menko Marves adalah koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang kemaritiman dan investasi.

Sesuai dengan Pasal 4 Perpres tersebut, beberapa kementerian atau lembaga yang terkait dengan isu di bidang kemaritiman dan investasi adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sehingga, Luhut memiliki andil berkoordinasi dengan kementerian tersebut dalam berbagai kebijakan terkait pariwisata. Maka, sudah sewajarnya bahwa keikutsertaan Luhut dalam merubah harga tiket Borobudur masuk ke dalam tugas yang diberikan kepadanya selaku Menko Marves.

Baca Juga: Dukung Menteri Luhut Soal Kenaikan Tiket Candi Borobudur, TikTokers Ini Beri Penjelasan Menyayat Hati

Luhut umumkan ubah harga tiket Borobudur

Sebagai informasi, Luhut mengumumkan perubahan harga tiket tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @luhut.pandjaitan.

Adapun perubahan tiket bagi wisatawan dalam negeri seperti yang telah disebutkan sebelumnya sebesar Rp. 750 ribu rupiah. Sedangkan bagi wisatawan mancanegara harus merogoh kocek sebesar 100 USD atau setara hampir Rp 1,4 juta.

"Dengan biaya 100 dollar untuk wisman (wisatawan mancanegara) dan turis domestik sebesar 750 ribu rupiah," tulis keterangan dalam unggahan Luhut.

Namun, bagi pelajar yang berwisata di kompleks candi bercorak Buddhis tersebut hanya dikenakan biaya sebesar Rp 5.000.

"Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya 5000 rupiah saja," imbuhnya.

Load More