News / Nasional
Senin, 06 Juni 2022 | 16:35 WIB
Fakta Terkini Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz (Instagram/@ataliapr)

Suara.com - Upaya pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hilang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss masih terus dilanjutkan.

Adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman mengatakan, pihak keluarga menyerahkan pemantauan pencarian kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern, mulai Senin (6/6/2022).

"Mendengar penjelasan kepolisian di hari Jumat, kami selalu perwakilan keluarga yang ada di sini mewakili kerabat untuk selanjutnya akan mempercayakan sepenuhnya pemantauan kepada pihak KBRI," ujar Elpi saat jumpa pers bersama Dubes RI untuk Swiss Muliaman D Hadad secara virtual, Senin (6/6/2022).

Kendati demikian, Elpi menuturkan pihaknya sebagai keluarga akan terus memantau secara pasif. Pihak keluarga kata Epi juga akan menunggu arahan terkait pemantauan pencarian terhadap Eril, sapaan Emmeril Kahn Mumtadz.

"Sehingga posisi kami sebagai keluarga disini lebih memantau secara pasif dan menunggu arahan KBRI," katanya

Sebelumnya, Dubes RI untuk Swiss Muliaman D Hadad mengatakan Otoritas Swiss masih terus melanjutkan pencarian Eril secara optimal.

"Hingga hari ini pencarian masih terus dilakukan secara optimal," ujar Muliaman dalam jumpa pers secara virtual, Senin (6/6/2022).

Kata Muliaman, pencarian terhadap Eril tidak memiliki batas waktu sesuai dengan komitmen otoritas Swiss. Sehingga kata Muliaman upaya pencarian terus dilakukan, hingga Eril ditemukan.

"Pencarian ini tidak akan berhenti seperti yang saya sampaikan, sampai (Eril) ditemukan. Jadi kita tentu saja berdoa bersama mudah-mudahan upaya pencarian yang dilakukan oleh pemerintah Swisss bisa segera memberikan informasi sesuai dengan harapan kita," kata dia.

Baca Juga: Ini yang Dibahas Ridwan Kamil saat Kerja Perdana usai Ikuti Pencarian Eril di Sungai Aare Swiss

Lebih lanjut, Muliaman menyebut dalam pencarian Eril, Pemerintah Swiss menggunakan metodologi sesuai situasi dan kondisi di Sungai Aare.

"Saya diyakini oleh pemerintah setempat, pencarian dilanjutkan pemanfaatan metodologi juga akan disesuaikan dengan situasi yang berkembang pada saatnya. Artinya cuaca, arus air dan sebagainya menjadi perhatian," papar Muliaman.

"Mudah-mudahan komitmen yang disampaikan polisi kepada kita tentu sangat kita hargai dan bisa memberikan hasil yang kita harapkan," katanya.

Sebelumnya, Eril hilang di Sungai Aare, Swiss sejak 26 Mei 2022 silam hingga kini belum ditemukang. Pencarian terus dilanjutkan, meski keluarga meyakini Eril telah meninggal dunia setelah dinyatakan hilang di Sungai Aare.

Load More