Suara.com - Tersebar di media sosial, video yang merekam momen anak berumur 5 tahun yang sedang melakukan proses hipnoterapi karena takut memakan nasi, sayur, dan buah.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @nyinyir_update_official pada Selasa (07/06/22).
Dalam video yang diunggah, dijelaskan bahwa setiap hari anak laki-laki ini hanya memakan wafer, makanan ringan, dan juga jajanan lain.
"Rendra 5 tahun, takut dan sulit makan nasi, lauk, sayur, dan buah. Kesehariannya Rendra hanya makan wafer, snack, dan jajanan ringan," tulis pembuat video.
Pada video unggahan, terlihat anak berumur 5 tahun ini sedang menjalani proses hipnoterapi untuk menghilangkan ketakutannya memakan nasi, sayur, dan buah.
Awalnya, oleh penghipnosis, anak tersebut disodorkan sendok yang berisi beberapa butir nasi. Anak tersebut disuruh untuk mencoba memakan nasi tersebut.
Untuk sekadar melihat nasi yang disodorkan, anak ini terlihat ketakutan. Penghipnosis ini pun kemudian menyuruh anak ini untuk melihat nasi yang ia sodorkan.
"Coba dulu bentar. Bentar aja, takut? Masih takut. Yaudah, dilihat dulu kalau begitu. Dilihat dulu. Nasinya dilihat dulu," kata penghipnosisis
Selanjutnya, pada video yang diunggah, terlihat anak yang bernama Rendra ini sedang berlatih memakan nasi.
Penghipnosis menyuruh anak ini untuk mencoba mengunyah dan menelan nasi yang dimakannya. Namun, anak ini malah seperti ingin memuntahkan nasi yang ia makan.
"Makan dulu semuanya. Iya dikunyah. Nah, ditelan. Baik-baik aja, Rendra baik-baik aja," ucap penghipnosis.
Setelahnya terlihat penghipnosis sedang melakukan proses hipnoterapi kepada Rendra.
Terlihat Rendra sedang terduduk santai di atas kursi. Penghipnosis duduk di depan Rendra dan mengucapkan kalimat-kalimat sugesti kepada anak tersebut.
Dalam unggahan ini, tampak pula momen ketika Rendra telah berani memegang nasi dan kemudian memakannya.
Pada video lain yang diunggah, tampak momen Rendra ketika sedang berlatih memakan buah-buahan.
Berita Terkait
-
Tidak Biasa Pakai Helm saat Berkendara, Warganet Dibuat Heran dengan Tingkah Siswi Ini
-
Asyik Makan Nasi Padang, Pria Ini Temukan Benda Tak Terduga yang Dikira Daun Singkong
-
Curhat Benci Orang Tua Gara-gara Cita-cita Tak Bisa Terwujud karna Masalah Finansial, Warganet Ini Malah Dihujat
-
Viral Penampakan Makeup Pengantin Tahun 90an, Hasilnya Malah Bikin Takut
-
Viral Curhat Warganet Punya Kakak Suka Ngamuk, Gegara Tak Dikasih Uang Setelah Antar Jemput Ambil Gaji
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026