Suara.com - Sebuah video aksi meresahkan dua bocah di Bandung, Jawa Barat sedang menjadi sorotan publik. Pasalnya kedua bocah itu terekam melakukan pelecehan seksual kepada dua orang perempuan pengendara sepeda motor.
Video tersebut termasuk diunggah oleh akun Twitter @askrlfess, menunjukkan padatnya lalu lintas dan sebuah sepeda motor yang berhenti di antara kendaraan lain untuk menunggu lampu berubah menjadi hijau.
Sepeda motor itu terlihat ditumpangi dua perempuan. Namun fokus publik jelas tertuju pada sosok dua bocah laki-laki yang berada di sekitar pemotor tersebut sambil berlari-lari kecil.
Tampak jelas kedua bocah itu menyentuh tubuh pemotor yang sudah terlihat risih tersebut. Bahkan salah satunya, yang tampak mengenakan jaket hitam, berani memegang paha dan pantat dari perempuan yang duduk di boncengan.
Tak hanya itu, mereka juga seolah bercanda dengan mencium-cium kedua pemotor tersebut. Lalu ketika lampu sudah berganti jadi warna hijau, mereka langsung lari kembali ke pinggir jalan.
"Lokasi di Bandung, ini anak anak siapa si? Gaada yang nindak gitu? Hati hati guys," tulis pengirim video di @askrlfess, dikutip Suara.com pada Jumat (10/6/2022).
Video ini jelas langsung menyita perhatian banyak warganet. Kecaman silih-berganti disampaikan untuk kedua bocah yang berani melakukan pelecehan seksual di tengah jalan tersebut.
Tak hanya itu, banyak pula warganet yang ternyata cemas bila kedua korban malah diminta untuk mengalah dengan dalih pelakunya masih anak-anak di bawah umur.
"Bocil gendeng kagak ada otak, jijik banget anj, kalo jadi mbaknya udah gue tendang itu bocah bang***," komentar warganet.
Baca Juga: KAI Kurang Peka, Eskalator dan Lift Stasiun Mati Bikin Ibu Hamil Kesusahan
"Ini kalo sampe ketemu siapa orangtuanya dan cuma bilang 'maaf namanya juga anak kecil', ga segen-segen gua toyor pala orangtuanya juga," kecam warganet.
"Bocah dak*** sialan, mungkin mbaknya ngefreeze di sini. Paham betul, dapet pelecehan seksual sama kayaknya orang ngeliat setan, kadang suka ngefreeze dulu," kata warganet, merujuk pada kedua pemotor yang hanya tampak risih tanpa melakukan tindakan lebih lanjut untuk mengusir bocah-bocah meresahkan tersebut.
"Kurang pengawasan ortu gaksii, miriss liatnya , kasian kakaknya jugaa mau negurr/jitakkk juga takut keknya," imbuh warganet lain.
"Anak bisa kek gitu kayaknya ngeliatin orang sekitar bahkan ortunya sendiri yang bertindak yang ga senonoh/belum waktunya diketahui oleh anak, makanya jadi kek gitu, speechless," jelas warganet.
"Jangan asal bertindak kasar ygy. Bocil gitu berani ngelakuin begitu pasti karena ada bekingan & suruhan dari orang dewasa sekitar sana. Kecuali kalo kalian siap ribut 1 vs ramean," timpal yang lainnya.
Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
KAI Kurang Peka, Eskalator dan Lift Stasiun Mati Bikin Ibu Hamil Kesusahan
-
Diwawancarai Wartawan Soal Harun Masiku, Firli Bahuri Malah Balik Tanya, Publik: Bapak Ketua KPK Apa Dosen Skripsi?
-
Buntuti Korban usai Jajan di Warung, Jambret di Cijantung saat Rampas Kalung Anak: Diam Jangan Berisik!
-
Alami Hal Tak Terduga saat Asyik Nyalon, Viral Video Perempuan Bermasker Ini Jadi Sorotan
-
Siswa Meninggal Sebelum Wisuda, Simak Momen Haru Guru dan Teman Seangkatan Sisakan Satu Kursi dengan Foto Mendiang
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang