Suara.com - Apa yang akan Anda lakukan kalau bertemu sekelompok aparat pertahanan dan keamanan seperti TNI atau polisi?
Tak bisa dipungkiri, beberapa orang akan memilih untuk balik badan atau mencari jalan lain saja ketimbang harus memaksa melintas di dekat aparat hankam.
Orang-orang cenderung hilang nyali duluan apabila harus melewati anggota TNI maupun Polri, apalagi jika mereka berkelompok dalam jumlah banyak.
Namun tentu saja ada beberapa orang yang punya stok nyali berlebih dan berani melewati sekumpulan aparat hankam, bahkan ketika mereka tengah membawa senjata.
Hal itulah yang terlihat pada video singkat unggahan akun Instagram @terangmedia. Tampak sekelompok aparat TNI yang sedang apel dan baris-berbaris di sebuah jalan.
Terlihat sederet TNI yang berbaris rapi sambil memegang senjata mereka, sementara sang pemimpin berada di depan untuk memberi instruksi.
Semula apel berjalan lancar. Pemimpin pasukan pun memberi pengarahan dengan serius serta tentu diperhatikan dengan baik oleh setiap anggotanya.
Hingga tiba-tiba tampak seorang pria paruh baya melintas sambil mendorong gerobak es dawetnya. Tanpa basa-basi pria bertopi itu mendorong dagangannya tepat di tengah-tengah para TNI yang sedang apel itu.
"Detik-detik penjual dawet lewat di depan bapak-bapak TNI yang sedang baris-berbaris," begitulah keterangan @terangmedia, dikutip Suara.com, Jumat (10/6/2022).
Kocaknya, penjual es dawet itu juga tampak mengenakan pakaian hijau, seolah menyesuaikan dengan para tentara yang akan dilewatinya.
"Dawet lewat," kata seorang pria yang merekam video tersebut sambil tertawa kecil. Bahkan ia sempat berseloroh menirukan suara penjual saat menjajakan es dawet dagangannya.
Tentu saja kejadian ini sukses mengocok perut siapapun yang menyaksikannya. Bahkan pemimpin pasukan ikut tertawa karena apelnya terpaksa berhenti akibat seorang penjual dawet yang menyelonong begitu saja. Beberapa warganet pun mengaku salut dengan TNI yang 'mempersilakan' bapak penjual dawet tersebut. Selain itu banyak juga warganet yang mengomentari penjual dawet.
"Pemberani," celetuk warganet.
"Kenapa cuma lewat doank bang.. kenapa bapak TNI nya ngga diajak minum dawet biar suegeeerrrr," seloroh warganet.
"Bawa HT nggak... jangan-jangan komandan," ujar warganet, merujuk pada stereotipe intel yang biasanya menyamar sebagai pedagang keliling sambil membawa HT.
Berita Terkait
-
Ayah Diajak Foto Bareng di Hari Ulang Tahun Anak, Endingnya Malah Bikin Kesal
-
Viral Undangan Hajatan Anti Mainstream, Calon Tamu Dapat Sebungkus Barang
-
Nyeleneh! Wanita Ini Bikin Kopi Pakai Cangkang Telur, Warganet Ketar-ketir
-
Terekam CCTV Emak-emak Maling Pakaian Sembunyikan Barang Curian ke Dasternya
-
Tak Habis Pikir! Tahunya Telepon untuk Kerja Kelompok, Suara Wanita ini Malah Dijadikan Bahan Masturbasi Temannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa
-
Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!
-
KAI: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur
-
Dasco Pastikan Korban Argo Bromo Vs KRL Dirawat Maksimal, Ini Daftar Nama yang Meninggal dan Luka
-
MTI Desak Reformasi Total Keselamatan Kereta Usai Tragedi Bekasi Timur
-
Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!
-
Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini
-
Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir