Suara.com - Kantor ramalan cuaca pemerintah Meteo France mengatakan bahwa Prancis akan diperkirakan dilanda gelombang panas dini pada pekan ini dengan suhu mencapai 38 derajat celcius di wilayah Selatan.
Bagian selatan negara akan terdampak gelombang panas terlebih dahulu. Namun, belum dipastikan seberapa jauh gelombang panas itu akan menyebar ke utara.
Menurut kantor ramalah cuaca pemerintah, suhu udara bisa mencapai 35-28 derahat celcius mulai pertengahan hingga akhir pekan ini dan diperkirakan tidak turun di bawah 20 derajat.
Meteo France menyatakan bahwa gelombang panas tahun ini akan tiba lebih awal. Suhu diprediksi normal pada puncak musim panas mendatang.
Gelombang panas itu akibat sistem bertekanan rendah yang berada di antara pulau Azores dan Madeira di Atlantik, yang memicu peningkatan udara hangat di Eropa Barat.
Kantor ramalan cuaca itu juga memperkirakan puncak gelombang panas di Prancis akan terjadi antara Kamis dan Sabtu.
Negara tetangga Prancis, Spanyol, saat ini mengalami gelombang panas pramusim panas dengan suhu tertinggi, setidaknya selama 20 tahun terakhir.
Suhu pada Sabtu (11/6) mencapai 40 derajat Celcius di lembah Guadalquivir, Sevilla dan kota di dekatnya, Cordoba, kata kantor meteorologi nasional Spanyol AEMET. (ANTARA/Reuters)
Berita Terkait
-
Ayo Kuliah di Prancis, Banyak Kelebihannya Loh!
-
Suhu Lebih dari 40 Derajat Celcius, Calon Jemaah Haji Diminta Tak Paksa Diri Buat Sunah
-
Profil Delphine Delrue, Pebulutangkis Ganda Prancis, Runner-Up Indonesia Masters 2022
-
Sinopsis Film Special Forces: Misi Pasukan Khusus Prancis Selamatkan Nyawa Jurnalis
-
Hasil Bola Tadi Malam: Kroasia Bungkam Denmark, Austria vs Prancis Tanpa Pemenang
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Iran Bombardir Israel dan Amerika Serikat Kalau Ganggu Pemakaman Ali Khamenei
-
Israel Tangkap 6 Siswa Palestina, Rumah Digerebek Tengah Malam
-
UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara
-
Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan