Disebutkan bahwa suhu udara yang rendah dengan tingkat kelembaban tinggi menyebabkan akumulasi polutan di lapisan troposfer sehingga memicu polusi udara di Ibu Kota pada Rabu.
Kondisi tersebut yang menyebabkan kualitas udara di Jakarta membentuk kabut dari pagi hingga siang hari. Terlebih, cuaca di Jakarta juga diketahui sedang mendung saat itu.
Faktor penyebab kualitas udara buruk itu diketahui melalui pengamatan sejak Rabu dini hari di Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) yang dikelola oleh DLH DKI Jakarta pada 15 Juni 2022.
4. Pendapat Wagub DKI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menduga jika kualitas udara Jakarta kembali memburuk akhir-akhir ini karena meningkatnya volume kendaraan.
"Memang Jakarta ini cukup padat. Kendaraan kembali normal, ada peningkatan polusi," kata Wagub DKI di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/6/2022).
Riza juga menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan Pemprov DKI terus ditekan untuk mendukung pengurangan polusi udara.
5. Upaya Pemerintah DKI Jakarta
Salah satu upaya Pemprov DKI dalam menekan polusi udara yaitu mengarahkan masyarakat memakai transportasi umum.
Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini, Pakai Masker dan Hindari Aktivitas di Luar Rumah
Tak hanya itu, secara bertahap pihaknya mengganti armada TransJakarta menjadi menggunakan bahan bakar berbasis listrik.
Pemprov DKI menargetkan hingga akhir tahun 2022 nanti ada 100 bus TransJakarta bisa berbahan listrik. Diketahui, hingga saat ini sudah ada 30 unit yang menggunakan listrik.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini, Pakai Masker dan Hindari Aktivitas di Luar Rumah
-
Duh! Kualitas Udara Jakarta Kembali Jadi Yang Terburuk Di Dunia
-
Jumat Pagi Ini Udara Jakarta Paling Buruk se-Dunia
-
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini: Yuk, Pelihara 5 Tanaman Hias Pembersih Udara Ini di Rumah
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR
-
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan
-
Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?
-
Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang
-
Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran
-
Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
-
Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan
-
Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia