Suara.com - Cara cek status BPJS Kesehatan aktif atau tidak dapat dilakukan baik secara online maupun offline. Layanan BPJS Kesehatan ini tak jarang membuat masyarakat kebingungan apakah anggota kepesertaannya masih aktif atau tidak.
Oleh karenanya, pengecekan kepesertaan BPJS Kesehatan perlu untuk dilakukan. Dilansir dari laman resmi BPJS Kesehatan, adapun 3 cara cek status BPJS Kesehatan aktif atau tidak yang dapat dilakukan dengan mudah. Simak ulasannya berikut ini.
1. Aplikasi Mobile JKN
Cara cek status BPJS Kesehatan dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Peserta BPJS Kesehatan diharuskan mengunduh aplikasi tersebut terlebih dahulu melalui Google Play Store dan App Store untuk mengetahui status keaktifannya. Peserta juga diharuskan mendaftarkan diri sebagai pengguna aplikasi mobile terlebih dahulu.
- Pertama buka aplikasi Mobile JKN yang telah diunduh melalui smartphone
- Setelah itu login menggunakan NIK atau nomor peserta dan masukkan password
- Masukkan captcha melalui kolom yang tersedia dalam aplikasi lalu klik Login
- Pilih menu Peserta
- Halaman tersebut akan menampilkan informasi Status keaktifan kepesertaan JKN-KIS dan data identitas
Baca Juga: Ini Tarif BPJS Kesehatan 2022 Terbaru, Cek Besaran Iurannya
2. Chat Assistant JKN (CHIKA)
Chat Assistant JKN atau CHIKA dapat diakses melalui media sosial seperti Facebook Messenger (BPJS Kesehatan RI), Telegram (@Chika_BPJSKesehatan_bot) dan WhatsApp di nomor 08118750400. Simak caranya berikut ini.
- Pertama chat CHIKA melalui salah satu media sosial yang Anda pilih
- Selanjutnya pilih menu Cek Status Peserta
- Masukkan NIK atau nomor peserta dan ketikkan tanggal lahir sesuai format yang diminta
- Setelah itu CHIKA akan menampilkan informasi status keaktifan JKN-KIS
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli